
seseorang yang sarapan pagi./Freepik/wayhomestudio
JawaPos.com – Kita sudah sering mendengar bahwa sarapan adalah waktu makan terpenting dalam sehari.
Sayangnya, beberapa orang memilih untuk melewatkan waktu makan pertama, entah karena ingin tidur lebih lama atau malas.
Namun, kebiasaan buruk ini dapat berdampak drastis pada suasana hati dan produktivitas.
Studi menyebut orang yang biasanya melewatkan sarapan menunjukkan sifat-sifat tertentu yang berdampak negatif pada kesehatan mental mereka.
Dilansir yourtango, berikut 4 ciri orang-orang yang melewatkan sarapan menurut sudut pandang psikologi.
1. Mereka tidak memiliki kendali impuls
Orang yang melewatkan sarapan tidak selalu memiliki pengendalian diri yang baik.
Rasa lapar dapat mempersulit pengaturan emosi dan impuls sehingga menyebabkan keputusan tergesa-gesa untuk hal-hal yang sebenarnya kecil dan tidak penting.
Sebuah studi menemukan bahwa ketika tubuh membutuhkan makanan, perut mulai memproduksi hormon ghrelin, yang membuat Anda merasa lapar.
Para peneliti menemukan bahwa hormon lapar atau sebutan untuk ghrelin, dapat menyebabkan kurangnya pengendalian impuls jika tidak terpuaskan.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
