Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Juli 2026 | 03.59 WIB

Kebiasaan Baik Sarapan Pagi Bantu Maksimalkan Kemampuan Anak, Tak Sekadar Nilai Sekolah

Ilustrasi sarapan pagi. (HonestDocs) - Image

Ilustrasi sarapan pagi. (HonestDocs)

JawaPos.com – Anak berprestasi terbentuk bukan hanya dari nilai pembelajaran di sekolah. Tapi dibentuk dari kebiasaan baik di keluarga yang kuat. Salah satunya kebiasaan baik untuk sarapan di pagi hari sebelum ke sekolah.

Bertepatan dengan Hari Anak Nasional, Haruman Rustandi, Marketing Director Coffee & Health Food PT Mayora Indah Tbk, mengungkapkan, sarapan pagi yang sehat bukan sekadar makan tapi dimaknai sebagai pertama untuk memberi perhatian, semangat, dan bekal terbaik bagi anak. 

Baginya, sarapan yang sehat serta bergizi menjadi fondasi awal yang baik untuk anak beraktivitas. Apapun bidangnya, mulai dari bermain hingga pendidikan, olahraga dan keterampilan dimulai dari sarapan.

“Prestasi tidak dimulai ketika anak menerima penghargaan atau memperoleh nilai terbaik di sekolah, melainkan dibangun melalui kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten setiap hari,” ujar Haruman Rustandi.

Berdasarkan penelitian FKUIRSCM menunjukkan, 91,4 persen orang tua memahami pentingnya sarapan bagi anak. Sedangkan tinjauan sistematis dalam jurnal Advances in Nutrition mengaitkan kebiasaan sarapan dengan fungsi kognitif anak, meliputi kemampuan berkonsentrasi, daya ingat, dan kesiapan belajar di sekolah. 

Sarapan baik tentunya harus memenuhi karbohidrat, protein, dan kaya serat. Kebutuhan ini diperlukan guna mendukung anak memulai hari dengan lebih siap, baik secara fisik maupun mental.

Misalnya, ungkap Haruman, seperti Energen yang mengandung karbohidrat, susu, protein, kaya serat, serta 10 vitamin dan mineral. Menurutnya, setiap kandungan tersebut bisa membantu anak melengkapi kebutuhan saat pagi.

Sarapan pagi tentunya sejalan dengan tema Hari Anak Nasional 2026, ‘Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan’, yang mengajak masyarakat memperkuat penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa. 

“Termasuk menanamkan nilai kasih sayang dan kebiasaan baik yang konsisten, menghargai keberagaman, membangun budaya anti kekerasan, serta mendampingi anak memanfaatkan ruang digital secara bertanggung  jawab,” tutupnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore