Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Juli 2026 | 06.58 WIB

Menurut Psikologi, 8 Alasan Mengapa Berbagi Informasi Berlebihan Bukanlah Hal yang Baik

Ilustrasi seseorang yang berlebihan berbagi informasi (Magnific/HelloDavidPradoPerucha) - Image

Ilustrasi seseorang yang berlebihan berbagi informasi (Magnific/HelloDavidPradoPerucha)

JawaPos.com - Di era media sosial, berbagi cerita tentang kehidupan pribadi sudah menjadi kebiasaan yang dianggap wajar. Mulai dari menceritakan aktivitas sehari-hari, hubungan percintaan, masalah pekerjaan, hingga kondisi keuangan, semuanya bisa dengan mudah dipublikasikan kepada banyak orang hanya dalam hitungan detik.

Fenomena ini dikenal sebagai oversharing, yaitu kecenderungan membagikan informasi pribadi secara berlebihan tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjangnya.

Sekilas, berbagi cerita memang dapat memberikan rasa lega. Bahkan, penelitian psikologi menunjukkan bahwa mengungkapkan perasaan kepada orang lain dapat membantu mengurangi stres dan memperkuat hubungan sosial.

Namun, ketika dilakukan secara berlebihan, oversharing justru dapat menimbulkan berbagai konsekuensi psikologis maupun sosial.

Psikologi memandang bahwa menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan privasi merupakan salah satu bentuk kecerdasan emosional. Tidak semua hal perlu diketahui orang lain, terutama jika informasi tersebut dapat merugikan diri sendiri di masa depan.

Dilansir dari Psychology Today pada Jumat (17/7), terdapat delapan alasan mengapa berbagi informasi secara berlebihan bukanlah kebiasaan yang baik menurut psikologi.

1. Mengurangi Batasan Pribadi (Personal Boundaries)

Dalam psikologi, personal boundaries adalah batas sehat antara diri sendiri dan orang lain. Batas ini membantu seseorang menjaga identitas, privasi, serta kesehatan mental.

Ketika seseorang terlalu sering menceritakan kehidupan pribadinya kepada siapa saja, batas tersebut menjadi semakin kabur. Akibatnya, orang lain merasa memiliki akses terhadap kehidupan pribadi yang sebenarnya tidak perlu mereka ketahui.

Lama-kelamaan seseorang bisa merasa kehilangan ruang pribadi karena terlalu banyak orang mengetahui masalah, kebiasaan, bahkan rahasia hidupnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore