
Ilustrasi seseorang yang berusaha mengurangi kecemasan (Magnific/Stockking)
JawaPos.com - Di era modern, banyak orang berlomba mengejar kesuksesan, pengakuan, dan produktivitas. Ironisnya, semakin banyak pencapaian yang diraih, semakin tinggi pula tingkat kecemasan yang dirasakan. Berbagai penelitian psikologi menunjukkan bahwa kecemasan tidak selalu muncul karena kurangnya kemampuan seseorang, tetapi sering kali berasal dari cara seseorang memandang hidup, dirinya sendiri, dan nilai-nilai yang ia pegang.
Menariknya, ada beberapa nilai kehidupan yang sering dianggap "biasa saja", kuno, bahkan kurang penting. Nilai-nilai ini jarang menjadi bahan pembicaraan di media sosial karena tidak terlihat spektakuler. Padahal, psikologi justru menemukan bahwa nilai-nilai tersebut mampu menjadi pelindung mental yang efektif dalam menghadapi tekanan hidup.
Dilansir dari Kamis (16/7), terdapat lima nilai yang sering dipandang sebelah mata, tetapi terbukti membantu mengurangi kecemasan menurut berbagai teori dan penelitian psikologi.
1. Rasa Syukur (Gratitude)
Banyak orang menganggap bersyukur hanyalah nasihat moral atau ajaran agama. Padahal dalam psikologi positif, rasa syukur merupakan salah satu faktor yang paling konsisten dikaitkan dengan kesehatan mental yang lebih baik.
Ketika seseorang membiasakan diri menghargai apa yang dimiliki, otak mulai mengalihkan fokus dari ancaman menuju hal-hal yang memberikan rasa aman. Proses ini membantu menurunkan aktivitas pikiran negatif yang sering menjadi pemicu kecemasan.
Penelitian menunjukkan bahwa praktik menulis jurnal syukur selama beberapa minggu dapat meningkatkan suasana hati, mengurangi stres, dan membuat seseorang lebih optimis menghadapi masa depan.
Bersyukur bukan berarti mengabaikan masalah. Sebaliknya, rasa syukur membantu seseorang melihat bahwa hidup tidak sepenuhnya buruk, sehingga kecemasan tidak menguasai seluruh pikirannya.
Cara melatih rasa syukur:

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
