
Ilustrasi seseorang yang memilih diam dan menjauh saat terluka / Foto: (Magnific/wirestock)
JawaPos.com — Ada kalanya seseorang yang biasanya dekat dengan Anda tiba-tiba menjadi pendiam setelah tersakiti. Mereka tidak marah, tidak memperdebatkan masalah, bahkan terlihat baik-baik saja. Namun, perlahan mereka mulai menjauh tanpa banyak penjelasan.
Bagi sebagian orang, diam bukan tanda tidak peduli atau kehilangan perasaan. Justru sebaliknya, sikap menarik diri sering menjadi cara seseorang melindungi diri ketika rasa sakit terasa terlalu sulit untuk diungkapkan.
Fenomena ini menunjukkan bahwa respons emosional manusia tidak selalu berbentuk tangisan atau konfrontasi. Ada orang yang memilih memendam, mengurangi komunikasi, dan memproses luka sendirian karena merasa berbicara hanya akan membuat mereka semakin terluka.
Baca Juga:Langsung Buka Media Sosial Setelah Bangun? Ini 7 Ciri Kepribadian yang Mungkin Anda Miliki
Orang yang memilih diam ketika terluka sering kali memiliki pola psikologis yang terbentuk dari pengalaman masa lalu, terutama ketika mereka pernah merasa tidak didengar atau tidak aman saat mengungkapkan emosi.
Dilansir dari YouTube Psychology Simplified, Rabu (15/7), berikut lima alasan psikologis mengapa mereka cenderung hanya diam dan tak membela diri saat merasa terluka:
1. Diam Bisa Menjadi Cara Otak Melindungi Diri dari Rasa Sakit
Orang yang menghilang saat terluka bukan selalu berarti mereka tidak ingin memperbaiki hubungan. Dalam banyak kasus, diam menjadi mekanisme perlindungan diri karena mereka merasa berbicara terlalu berisiko.
Jika seseorang tumbuh dalam lingkungan yang membuat ekspresi emosi sering diabaikan atau dianggap berlebihan, mereka dapat belajar bahwa menunjukkan rasa sakit bukanlah sesuatu yang aman. Akibatnya, mereka mulai terbiasa menyimpan perasaan daripada meminta bantuan.
Pola ini kemudian terbawa hingga dewasa. Ketika mengalami konflik dengan pasangan, teman, atau rekan kerja, mereka cenderung menarik diri dibandingkan menyampaikan kekecewaan secara langsung.
Bagi orang lain, sikap tersebut mungkin terlihat dingin. Namun, bagi mereka, diam adalah cara untuk menjaga diri agar tidak kembali mengalami penolakan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
