Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Juli 2026 | 16.57 WIB

7 Alasan Mengapa 'Hidup di Saat Ini' Saja Tidak akan Cukup, Apa Sajakah Itu?

seseorang yang hidup untuk saat ini saja./Magnific/freepik - Image

seseorang yang hidup untuk saat ini saja./Magnific/freepik

JawaPos.com - Di era modern, kita sering mendengar nasihat seperti, "Nikmati momen sekarang," atau "Jangan terlalu memikirkan masa lalu maupun masa depan."

Konsep ini dikenal sebagai living in the present atau hidup di saat ini. Berbagai buku pengembangan diri, seminar motivasi, hingga praktik mindfulness mengajarkan bahwa kebahagiaan datang ketika seseorang mampu fokus pada apa yang sedang terjadi saat ini.

Memang, hidup di masa kini memiliki banyak manfaat. Penelitian psikologi menunjukkan bahwa mindfulness dapat mengurangi stres, kecemasan, dan membantu seseorang lebih menikmati kehidupannya.

Namun, muncul kesalahpahaman ketika konsep ini dipahami secara ekstrem, seolah-olah masa lalu dan masa depan sama sekali tidak penting.

Padahal, manusia bukan hanya makhluk yang hidup di "sekarang". Otak kita dirancang untuk belajar dari pengalaman dan merencanakan masa depan. Jika hanya berfokus pada saat ini tanpa mempertimbangkan dua dimensi waktu lainnya, justru banyak aspek kehidupan yang bisa terabaikan.

Dilansir dari Psychology Today pada Selasa (14/7), terdapat tujuh alasan mengapa hidup di saat ini saja tidak cukup menurut sudut pandang psikologi.

1. Masa Lalu Adalah Sumber Pelajaran Berharga

Setiap pengalaman yang kita alami, baik menyenangkan maupun menyakitkan, menyimpan informasi penting. Otak menggunakan ingatan untuk membantu kita mengambil keputusan yang lebih baik di masa depan.

Misalnya, seseorang yang pernah tertipu dalam investasi akan lebih berhati-hati sebelum mengeluarkan uang dalam jumlah besar. Pengalaman buruk tersebut bukan untuk terus disesali, melainkan dijadikan pelajaran.

Mengabaikan masa lalu sama saja dengan membuang kesempatan belajar. Psikologi menyebut proses ini sebagai experiential learning, yaitu pembelajaran melalui pengalaman nyata.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore