
seseorang yang lebih produktif saat di rumah./Magnific/farknot
JawaPos.com - Perkembangan teknologi telah mengubah cara manusia bekerja. Sistem kerja jarak jauh (remote work) yang dahulu dianggap sebagai alternatif kini telah menjadi bagian dari budaya kerja modern.
Banyak orang menganggap produktivitas hanya ditentukan oleh disiplin dan kemampuan mengatur waktu. Padahal, menurut psikologi, produktivitas juga dipengaruhi oleh lingkungan, konteks sosial, serta cara otak memproses kebiasaan.
Menariknya, ada sejumlah kebiasaan yang terbukti sangat efektif saat bekerja dari rumah, tetapi justru kurang efektif bahkan bisa menimbulkan masalah apabila diterapkan di kantor. Hal ini terjadi karena lingkungan kantor memiliki norma sosial, gangguan eksternal, dan dinamika interaksi yang berbeda dibandingkan ruang kerja pribadi.
Psikologi menyebut fenomena ini sebagai context-dependent behavior, yaitu perilaku yang efektivitasnya sangat bergantung pada situasi dan lingkungan tempat seseorang berada.
Dilansir dari Psychology Today pada Selasa (14/7), terdapat delapan kebiasaan produktif kerja jarak jauh yang menurut psikologi tidak akan memberikan hasil yang sama jika dilakukan secara langsung di kantor.
1. Bekerja Mengikuti Ritme Energi Pribadi
Salah satu keuntungan terbesar bekerja dari rumah adalah kebebasan menentukan kapan melakukan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
Menurut penelitian psikologi kognitif, setiap orang memiliki chronotype, yaitu kecenderungan biologis kapan otaknya bekerja paling optimal. Ada orang yang sangat produktif di pagi hari, sementara yang lain mencapai performa terbaik menjelang sore atau malam.
Saat bekerja dari rumah, seseorang dapat menyesuaikan jadwalnya dengan ritme energi tersebut. Misalnya:
Menulis laporan saat pagi.
Menjawab email ketika energi mulai menurun.
Mengadakan rapat saat konsentrasi sedang.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Daftar Pemain Cedera Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Les Bleus Terancam Krisis Lini Tengah!
MA Kekurangan 1.600 Hakim, Lulusan Fakultas Hukum Ditawari Gaji Rp 50 Juta Per Bulan
Prediksi Skor Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cs Dijagokan Singkirkan Three Lions dan Lolos ke Final
