Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Juli 2026 | 17.28 WIB

Coba Trik 68 Detik Ini untuk Atasi Insomnia, Tidur Lebih Pulas Tanpa Beban Pikiran

Ilustrasi tidur. (Magnific) - Image

Ilustrasi tidur. (Magnific)

JawaPos.com - Mengalami insomnia dengan mata yang sulit terpejam tentu menjadi siksaan tersendiri. Alih-alih mengistirahatkan tubuh, otak kita justru sering kali terjebak overthinking, memutar ulang kejadian masa lalu, atau mengkhawatirkan hari esok.

Ketika segala cara medis dan ramuan herbal belum membuahkan hasil, ada satu metode psikologis berbasis Hukum Tarik Menarik (Law of Attraction) yang bisa Anda coba untuk memulihkan pola tidur yang rusak.

Bagi sebagian orang, mengaitkan Hukum Tarik Menarik dengan kesembuhan insomnia mungkin terdengar tidak biasa. Namun, prinsip universal ini bekerja layaknya gravitasi: apa yang secara konsisten Anda fokuskan dan rasakan, itulah yang akan ditarik masuk ke dalam realitas hidup Anda.

Ketika Anda terus mengeluh, "Mengapa saya susah tidur?", pikiran bawah sadar justru menangkap sinyal frustrasi tersebut dan memproduksi lebih banyak malam tanpa tidur. Sebaliknya, jika Anda berhasil mengalihkan fokus pada kenyamanan beristirahat, tubuh akan merespons secara alami untuk menciptakan tidur yang sukses.

Tidur yang sukses diartikan sebagai kondisi di mana Anda bisa terlelap dengan mudah tanpa usaha keras, lalu terbangun di pagi hari dengan tubuh yang segar dan bugar. Mengubah kebiasaan insomnia menahun memang membutuhkan komitmen, namun langkahnya jauh lebih sederhana dari yang Anda bayangkan.

Dikutip dari Your Tango, berikut adalah 5 langkah praktis memanfaatkan Hukum Tarik Menarik untuk menyembuhkan insomnia:

1. Terima Kondisi Saat Ini dengan Damai

Jangan mengutuk atau memarahi diri sendiri saat Anda masih terjaga di tengah malam. Banyak artikel psikologi menyebutkan bahwa memusuhi rasa kantuk yang tak kunjung datang justru memicu lonjakan hormon kortisol (hormon stres). Kortisol ini bertindak sebagai stimulan yang membuat otak mendeteksi kasur sebagai tempat yang menegangkan, sehingga siklus insomnia justru terkunci semakin kuat.

Oleh karena itu, biarkan perubahan terjadi secara alami dengan penuh rasa cinta pada diri sendiri di setiap prosesnya. Ketika Anda menerima bahwa malam ini Anda belum bisa tertidur, ketegangan di dalam saraf tubuh secara perlahan akan mengendur. Penerimaan ini adalah langkah awal yang krusial untuk menurunkan gelombang otak dari kondisi beta yang aktif menuju kondisi alfa yang jauh lebih rileks.

2. Tulis Skenario Tidur Ideal Anda

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore