
seseorang yang ungkapannya terdengar baik di permukaan saja./Magnific/wavebreakmedia_micro
JawaPos.com - Pasif-agresif adalah gaya komunikasi di mana seseorang mengekspresikan kemarahan, kekecewaan, atau ketidaksetujuan secara tidak langsung. Alih-alih menyampaikan perasaan secara terbuka, mereka menggunakan kalimat yang terdengar sopan, ramah, atau bahkan penuh perhatian, tetapi menyimpan makna tersembunyi yang dapat melukai lawan bicara.
Dalam psikologi, perilaku pasif-agresif sering muncul karena seseorang merasa tidak nyaman menghadapi konflik secara langsung, takut ditolak, atau ingin mempertahankan citra sebagai orang yang "baik". Akibatnya, pesan yang disampaikan menjadi ambigu, sehingga penerima merasa bingung sekaligus tersinggung.
Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (4/7), terdapat sepuluh ungkapan yang sekilas terdengar baik, namun sering kali memiliki nuansa pasif-agresif ketika digunakan dalam konteks tertentu.
1. "Aku cuma bercanda."
Kalimat ini sering digunakan setelah seseorang melontarkan komentar yang menyakitkan atau merendahkan orang lain.
Misalnya seseorang berkata, "Wah, ternyata kamu masih belum dapat promosi ya? Aku cuma bercanda."
Alih-alih mengakui bahwa ucapannya menyinggung, ia justru memindahkan tanggung jawab kepada lawan bicara. Pesan tersiratnya adalah bahwa orang lain dianggap terlalu sensitif jika merasa terluka.
Menurut psikologi komunikasi, pola seperti ini dapat menjadi bentuk manipulasi emosional ringan karena membuat korban meragukan apakah perasaannya valid.
2. "Kalau itu maumu."
Di permukaan, kalimat ini terdengar seperti bentuk menghargai keputusan orang lain.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
