Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Juli 2026 | 20.13 WIB

7 Hal yang Diam-Diam Didambakan Pria dalam Sebuah Hubungan tetapi Jarang Diungkapkan Secara Terang-Terangan Menurut Psikologi

seseorang yang ingin dihargai oleh pasangannya / foto: Magnific/makistock

 

JawaPos.com - Dalam banyak hubungan, kita sering membahas apa yang perempuan butuhkan: perhatian, rasa aman, komunikasi, atau kepastian. Namun, pria juga memiliki kebutuhan emosional yang dalam—hanya saja banyak dari mereka tidak selalu terbiasa mengungkapkannya dengan kata-kata.

Bukan berarti semua pria memiliki pola pikir yang sama. Setiap individu dibentuk oleh pengalaman hidup, kepribadian, budaya, dan cara mereka belajar mengekspresikan emosi. Tetapi dalam psikologi hubungan, ada beberapa kebutuhan yang sering muncul pada banyak pria namun jarang mereka katakan secara langsung.

Menariknya, beberapa hal yang paling didambakan pria bukanlah hal besar atau mewah. Sering kali justru berupa pengalaman emosional sederhana: merasa dihargai, dipercaya, diterima, dan memiliki tempat yang aman bersama pasangannya.

Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (2/7), terdapat tujuh hal yang sering diam-diam diinginkan pria dalam sebuah hubungan.

1. Ingin Merasa Dihargai, Bukan Hanya Dicintai

Banyak orang berpikir bahwa cinta adalah kebutuhan utama dalam hubungan. Namun, bagi banyak pria, perasaan “dihargai” memiliki makna yang sangat besar.

Seorang pria bisa saja tahu bahwa pasangannya mencintainya, tetapi tetap merasa kosong jika ia merasa usaha, perjuangan, atau kontribusinya tidak terlihat.

Dalam psikologi hubungan, penghargaan sering dikaitkan dengan kebutuhan akan validasi. Manusia pada dasarnya ingin merasa bahwa keberadaannya memiliki arti bagi orang yang ia sayangi.

Hal-hal kecil seperti:

mengakui usahanya,
berterima kasih atas hal sederhana,
menghargai keputusan atau kerja kerasnya,
menunjukkan bahwa kontribusinya berarti,

dapat memberikan dampak besar.

Banyak pria tidak selalu berkata, “Aku ingin diapresiasi.” Sebagian mungkin justru menunjukkannya lewat perubahan perilaku: menjadi lebih diam, menjauh, atau kehilangan semangat untuk berusaha.

Bukan karena mereka tidak peduli, tetapi karena mereka merasa apa yang mereka lakukan tidak memiliki dampak.

2. Ingin Menjadi Tempat Aman bagi Pasangannya

Ada anggapan bahwa pria selalu ingin terlihat kuat. Namun, di balik itu, banyak pria memiliki kebutuhan psikologis untuk merasa bahwa mereka dapat menjadi seseorang yang berarti dalam kehidupan pasangannya.

Bagi sebagian pria, perasaan “dibutuhkan” bukan berarti ingin mengontrol atau menjadi satu-satunya sumber kebahagiaan pasangan. Lebih dalam dari itu, mereka ingin merasa bahwa kehadiran mereka membawa nilai.

Mereka ingin tahu:

“Aku punya tempat dalam hidupmu.”

“Aku membuat harimu lebih baik.”

“Kamu merasa lebih tenang ketika bersamaku.”

Dalam hubungan yang sehat, seseorang tidak mencari pasangan untuk melengkapi kekurangan dirinya, tetapi untuk berbagi kehidupan. Pria yang merasa dipercaya dan diberi ruang untuk berkontribusi sering kali merasa hubungan tersebut lebih bermakna.

3. Ingin Diterima Apa Adanya, Bukan Selalu Diperbaiki

Salah satu kebutuhan emosional yang sering tersembunyi adalah keinginan untuk diterima.

Banyak pria tumbuh dengan pesan bahwa mereka harus terus menjadi lebih kuat, lebih sukses, lebih mampu, dan lebih baik. Akibatnya, hubungan sering menjadi salah satu tempat di mana mereka berharap bisa berhenti sejenak dari tuntutan tersebut.

Mereka ingin memiliki seseorang yang melihat kekurangannya tetapi tetap memilih untuk mencintainya.

Tentu saja, menerima bukan berarti membiarkan perilaku buruk. Hubungan yang sehat tetap membutuhkan pertumbuhan dan perubahan.

Namun ada perbedaan besar antara:

“Aku ingin kamu berkembang karena aku peduli.”

dan

“Kamu tidak cukup baik seperti ini.”

Pria yang merasa diterima biasanya lebih terbuka untuk berubah, karena perubahan datang dari rasa aman, bukan dari rasa takut ditolak.

4. Ingin Didengarkan Tanpa Langsung Diadili atau Diberi Solusi

Salah satu kesalahpahaman umum adalah bahwa pria tidak suka berbicara tentang perasaan.

Sebenarnya, banyak pria ingin didengar, tetapi mereka mungkin tidak terbiasa mengekspresikan apa yang mereka rasakan.

Sebagian pria belajar sejak kecil bahwa menunjukkan emosi adalah tanda kelemahan. Akibatnya, ketika mereka akhirnya membuka diri, mereka membutuhkan respons yang membuat mereka merasa aman.

Kadang mereka tidak membutuhkan nasihat.

Mereka hanya ingin mendengar:

“Aku mengerti.”

“Aku tahu itu pasti berat.”

“Aku ada di sini.”

Dalam psikologi komunikasi, respons empati sering lebih efektif daripada langsung mencari solusi. Ketika seseorang merasa dipahami, hubungan emosional menjadi lebih kuat.

5. Ingin Dipercaya dan Tidak Terus-Menerus Dicurigai

Kepercayaan adalah fondasi utama hubungan. Bagi banyak pria, merasa dipercaya oleh pasangan memberikan rasa dihormati.

Ketika seseorang merasa terus dicurigai, diperiksa, atau dianggap memiliki niat buruk, hal tersebut dapat menciptakan jarak emosional.

Pria biasanya ingin merasa bahwa pasangannya melihat mereka sebagai individu yang memiliki nilai dan komitmen.

Kepercayaan bukan berarti tidak memiliki batasan. Dalam hubungan sehat, kepercayaan dibangun melalui:

komunikasi terbuka,
konsistensi perilaku,
kejujuran,
rasa hormat.

Pria yang merasa dipercaya cenderung lebih nyaman menunjukkan sisi dirinya yang sebenarnya.

6. Ingin Mendapatkan Kasih Sayang yang Tidak Selalu Harus Diminta

Banyak pria terlihat mandiri dan tidak banyak meminta perhatian. Namun, bukan berarti mereka tidak membutuhkannya.

Seperti manusia pada umumnya, pria juga membutuhkan afeksi: sentuhan, perhatian, kata-kata positif, dan tanda bahwa mereka dicintai.

Namun sebagian pria tidak terbiasa meminta.

Mereka mungkin tidak berkata:

“Aku ingin kamu lebih menunjukkan kasih sayang.”

Sebaliknya, kebutuhan tersebut bisa muncul dalam bentuk:

ingin menghabiskan waktu bersama,
mencari kedekatan fisik,
ingin merasa diprioritaskan,
merasa senang ketika pasangannya menunjukkan perhatian kecil.

Kasih sayang yang konsisten menciptakan rasa aman emosional. Hubungan bukan hanya tentang bertahan bersama, tetapi juga tentang terus merasa dipilih.

7. Ingin Memiliki Pasangan yang Bangga terhadap Dirinya

Salah satu kebutuhan psikologis yang cukup kuat dalam hubungan adalah kebutuhan untuk merasa bernilai di mata orang yang paling dekat.

Banyak pria diam-diam ingin melihat bahwa pasangannya bangga terhadap mereka.

Bukan selalu dalam arti pencapaian besar seperti karier atau status. Sering kali hal sederhana lebih bermakna:

“Aku suka caramu menghadapi masalah.”

“Aku menghargai kerja kerasmu.”

“Aku senang menjadi pasanganmu.”

Bagi sebagian pria, dukungan dari pasangan menjadi sumber motivasi yang besar.

Ketika seseorang merasa dilihat sebagai pribadi yang berharga, ia lebih mungkin memberikan energi positif kembali dalam hubungan.

Kesimpulan: Pria Juga Memiliki Kebutuhan Emosional yang Dalam

Di balik sikap tenang, kuat, atau mandiri, banyak pria sebenarnya memiliki kebutuhan emosional yang sama seperti manusia lainnya: ingin dicintai, dimengerti, dihargai, dan diterima.

Perbedaan utamanya sering bukan pada kebutuhan, tetapi pada cara mengungkapkannya.

Sebagian pria mungkin tidak mengatakan:

“Aku butuh kamu menghargai aku.”

“Aku ingin merasa aman bersamamu.”

“Aku ingin tahu bahwa aku berarti.”

Namun mereka menunjukkannya melalui tindakan, diam, atau cara mereka hadir dalam hubungan.

Hubungan yang sehat bukan tentang menebak-nebak pikiran pasangan, tetapi menciptakan ruang di mana dua orang bisa jujur tentang kebutuhan masing-masing.

Karena pada akhirnya, baik pria maupun wanita sama-sama ingin merasakan satu hal sederhana: bahwa mereka dicintai oleh seseorang yang benar-benar melihat dan memahami mereka.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore