
Praktik tempat kerja yang tidak diterima gen z karena budaya toxic dan mengabaikan work-life balance / foto : Magnific/ freepik
JawaPos.com – Gen Z secara terbuka menolak budaya kerja toksik yang selama ini diterima begitu saja oleh generasi sebelumnya tanpa banyak perlawanan.
Bagi generasi ini, work-life balance bukan sekadar keinginan tambahan melainkan kebutuhan mendasar yang harus dihormati oleh setiap tempat kerja.
Perubahan standar yang diperjuangkan Gen Z di tempat kerja sebenarnya bisa membawa manfaat nyata bagi seluruh generasi pekerja saat ini.
Dilansir dari laman YourTango pada Selasa (30/6), berikut sembilan praktik tempat kerja yang dianggap sudah tidak bisa diterima lagi oleh Gen Z karena mencerminkan budaya yang merugikan kesehatan mental.
Baca Juga: 6 Ciri Orang Psikopat di Tempat Kerja sebagai Tanda Kepribadian Antisosial Menurut Psikologi
1. Gaji yang kronis terlalu rendah
Banyak anak muda saat ini menghadapi utang pendidikan yang besar sekaligus gaji yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Generasi sebelumnya sering meyakinkan mereka bahwa penderitaan finansial adalah lencana kehormatan menuju sukses, padahal itu justru membahayakan kesejahteraan mereka.
Gen Z menolak harapan untuk terus bekerja keras dengan senyum sementara mereka kesulitan membayar sewa tempat tinggal setiap bulannya.
2. Tekanan terus-menerus untuk menerima proyek baru
Gen Z merasa lelah dipaksa menerima beban kerja yang tidak realistis, terutama dari manajer yang hanya berfokus pada hasil akhir.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
