Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Juni 2026 | 17.32 WIB

9 Alasan Orang dengan ADHD Terlalu Cepat Jatuh Cinta Menurut Psikologi

Alasan orang dengan adhd terlalu cepat jatuh cinta menurut psikologi./Magnific/ freepik - Image

Alasan orang dengan adhd terlalu cepat jatuh cinta menurut psikologi./Magnific/ freepik

JawaPos.com – Psikologi menjelaskan bahwa orang dengan ADHD memiliki kecenderungan kuat untuk jatuh cinta terlalu cepat dibanding kebanyakan orang pada umumnya.

Otak mereka cenderung mengarah pada limerence, perasaan cinta yang intens, yang membuat hubungan stabil terasa kurang menarik dibanding gejolak emosional.

Studi tahun 2025 menemukan bahwa pasangan dengan ADHD melaporkan tingkat kepuasan hubungan yang lebih rendah dibandingkan pasangan pada umumnya.

Dilansir dari laman YourTango pada Jumat (26/6), berikut  sembilan alasan mengapa orang dengan ADHD jatuh cinta terlalu cepat berdasarkan sudut pandang psikologi yang perlu dipahami.

1. Mencari sensasi dopamin dari rasa suka yang baru

Fase awal hubungan atau masa bulan madu menawarkan lonjakan dopamin instan yang sangat didambakan oleh otak orang dengan ADHD.

Koneksi dan kisah cinta singkat ini bisa memicu dopamin yang terasa seperti hadiah, meski hubungan tersebut tidak selalu sehat.

Sama seperti kecenderungan lainnya, orang dengan ADHD bisa berkembang menjadi sangat bergantung pada sensasi ini demi kepuasan dan validasi.

2. Cepat menjadi terobsesi dengan seseorang

Limerence, perasaan cinta yang intens dan berputar pada obsesi, bisa menjadi bentuk hiperfokus baru bagi orang dengan ADHD.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore