Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Juni 2026 | 02.15 WIB

9 Hal yang Dilakukan Orang Ketika Mereka Diam-Diam Meremehkanmu Menurut Psikologi

seseorang yang diam-diam meremehkanmu / foto: Magnific/Kiwistocks

 

JawaPos.com - Pernahkah kamu merasa seseorang bersikap baik di depanmu, tetapi ada sesuatu dari cara mereka berbicara atau memperlakukanmu yang terasa “berbeda”? Mereka mungkin tidak pernah mengatakan secara langsung bahwa mereka meremehkanmu, tetapi sikap kecil sering kali bisa menunjukkan bagaimana seseorang sebenarnya memandangmu.

Menurut psikologi sosial, orang yang diam-diam meremehkan orang lain biasanya menunjukkan pola perilaku tertentu. Ini tidak selalu berarti mereka membencimu atau sengaja ingin menjatuhkanmu. Kadang-kadang perilaku tersebut muncul dari rasa superior, ego, rasa tidak aman, atau kebiasaan membandingkan diri.

Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (24/6), terdapat 9 hal yang sering dilakukan orang ketika mereka diam-diam meremehkanmu.

1. Mereka Sering Meremehkan Pendapatmu

Salah satu tanda paling umum adalah ketika seseorang terus-menerus menganggap ide atau pendapatmu kurang penting.

Misalnya:

Kamu memberikan sebuah ide, tetapi mereka langsung memotong pembicaraan.
Mereka mendengarkan hanya sekadar formalitas.
Mereka mengatakan hal seperti, “Kamu belum paham soal itu,” atau “Nanti kalau sudah pengalaman baru mengerti.”

Dalam psikologi, perilaku ini bisa berkaitan dengan bias superioritas, yaitu kecenderungan seseorang merasa kemampuan atau penilaiannya lebih baik dibanding orang lain.

Orang yang menghargaimu mungkin tidak selalu setuju dengan pendapatmu, tetapi mereka tetap memberi ruang untuk mendengar.

2. Mereka Menganggap Kesuksesanmu Hanya Karena Keberuntungan

Ketika seseorang meremehkanmu, mereka sering mengecilkan pencapaianmu.

Contohnya:

Kamu berhasil mendapatkan pekerjaan baru, lalu mereka berkata:

“Ah, kebetulan saja kamu dapat.”

Atau kamu berhasil menyelesaikan sesuatu yang sulit, mereka berkata:

“Ya, siapa pun juga bisa kalau kondisinya mendukung.”

Psikolog menyebut kecenderungan seperti ini sebagai bentuk mengurangi nilai pencapaian orang lain. Tujuannya sering kali untuk menjaga perasaan superior mereka sendiri.

Orang yang menghargaimu biasanya akan melihat usaha di balik hasil, bukan hanya hasil akhirnya.

3. Mereka Sering Membandingkanmu Dengan Orang Lain

Orang yang diam-diam meremehkan sering menggunakan perbandingan untuk menunjukkan bahwa kamu “kurang”.

Misalnya:

“Lihat temanmu, dia sudah jauh lebih sukses.”
“Kenapa kamu tidak seperti dia?”
“Orang lain bisa, masa kamu tidak?”

Perbandingan terus-menerus bisa menjadi cara halus untuk membuat seseorang merasa kecil.

Dalam hubungan yang sehat, seseorang membantu kamu berkembang. Dalam hubungan yang tidak sehat, seseorang membuatmu merasa tidak pernah cukup.

4. Mereka Hanya Menghubungimu Ketika Mereka Membutuhkan Sesuatu

Ada orang yang terlihat dekat, tetapi sebenarnya hanya menghargai manfaat yang bisa kamu berikan.

Mereka mungkin:

Meminta bantuanmu terus-menerus.
Datang ketika butuh dukungan.
Menghilang ketika kamu membutuhkan mereka.

Ini bisa menunjukkan bahwa mereka tidak melihatmu sebagai individu yang setara, tetapi sebagai “sumber bantuan”.

Orang yang benar-benar menghargai kamu akan memperhatikan hubungan dua arah.

5. Mereka Menertawakan Kelemahanmu, Tetapi Tidak Bisa Menerima Kritik

Candaan adalah hal normal dalam hubungan sosial. Namun, ada perbedaan antara bercanda dengan merendahkan.

Contoh:

“Kamu memang selalu begitu ya, nggak pernah bisa.”

Kalimat seperti itu mungkin dibungkus sebagai lelucon, tetapi jika sering dilakukan, bisa menjadi bentuk penghinaan terselubung.

Psikologi komunikasi menjelaskan bahwa humor kadang digunakan sebagai cara aman untuk menyampaikan agresi tanpa terlihat menyerang.

Orang yang menghargaimu bisa bercanda denganmu tanpa membuatmu merasa tidak berharga.

6. Mereka Tidak Senang Ketika Kamu Berkembang

Salah satu tanda yang sering terlihat adalah ketika seseorang tampak tidak nyaman melihat perubahan positif dalam hidupmu.

Misalnya:

Kamu mulai percaya diri, mereka berkata kamu “berubah”.
Kamu belajar hal baru, mereka mengejek.
Kamu mencoba sesuatu yang lebih besar, mereka langsung mencari alasan kenapa kamu gagal.

Orang yang meremehkanmu terkadang merasa terganggu ketika kamu mulai melewati batas yang mereka buat untukmu.

Mereka mungkin sudah memiliki gambaran lama tentang siapa dirimu, dan sulit menerima bahwa kamu berkembang.

7. Mereka Berbicara Kepadamu Seolah Kamu Tidak Mampu

Perhatikan cara seseorang menjelaskan sesuatu kepadamu.

Ada perbedaan antara:

“Kalau mau, aku bisa bantu jelaskan.”

dan:

“Kamu pasti tidak ngerti, biar aku saja.”

Nada yang merendahkan sering muncul ketika seseorang menganggap dirinya lebih pintar atau lebih mampu.

Dalam psikologi, perilaku seperti ini dapat dikaitkan dengan perilaku paternalistik, yaitu memperlakukan seseorang seolah-olah mereka tidak mampu membuat keputusan sendiri.

8. Mereka Mengabaikan Batasan dan Perasaanmu

Orang yang meremehkan sering menganggap kebutuhanmu tidak terlalu penting.

Contohnya:

Kamu mengatakan sesuatu membuatmu tidak nyaman, tetapi mereka mengabaikannya.
Mereka terus bercanda tentang hal yang sudah kamu minta berhenti.
Mereka menganggap emosimu berlebihan.

Kalimat seperti:

“Kamu terlalu sensitif.”

atau:

“Ah, jangan dipikirkan.”

bisa menjadi cara seseorang mengecilkan pengalamanmu.

Hubungan yang sehat membutuhkan rasa hormat terhadap perasaan masing-masing.

9. Mereka Berusaha Membuatmu Meragukan Dirimu Sendiri

Tanda yang paling berbahaya adalah ketika seseorang perlahan membuatmu kehilangan kepercayaan diri.

Misalnya mereka sering mengatakan:

“Kamu terlalu percaya diri.”
“Kamu tidak akan bisa.”
“Jangan terlalu bermimpi.”
“Kamu memang bukan tipe orang seperti itu.”

Jika terus-menerus mendengar hal seperti ini, seseorang bisa mulai mempertanyakan kemampuan dirinya.

Psikologi menyebut efek ini sebagai internalisasi negatif, yaitu ketika seseorang mulai mempercayai penilaian buruk dari orang lain tentang dirinya.

Kesimpulan: Perhatikan Pola, Bukan Satu Kejadian

Satu komentar negatif tidak selalu berarti seseorang meremehkanmu. Semua orang terkadang salah bicara atau bercanda tanpa sadar.

Namun, jika pola tersebut terus berulang—pendapatmu selalu dianggap tidak penting, keberhasilanmu selalu dikecilkan, dan kamu terus dibuat merasa kurang—mungkin ada masalah dalam cara orang tersebut menghargaimu.

Hal terpenting adalah jangan membiarkan penilaian orang lain menjadi ukuran nilai dirimu.

Orang yang benar-benar menghargaimu tidak harus selalu memujimu, tetapi mereka akan:

mendengarkanmu,
menghormati usahamu,
memberi ruang untuk berkembang,
dan memperlakukanmu sebagai seseorang yang setara.

Karena sering kali, cara seseorang memperlakukanmu bukan hanya menunjukkan siapa dirimu di mata mereka—tetapi juga menunjukkan bagaimana mereka melihat dunia dan diri mereka sendiri.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore