
Ilustrasi seseorang yang menguasai seni tidak peduli (Magnific/Senivpetro)
JawaPos.com - Banyak orang menjalani hidup dengan beban yang sebenarnya tidak terlihat: terlalu memikirkan pendapat orang lain. Takut dinilai, takut dikritik, takut dianggap gagal, atau bahkan takut tidak disukai. Akibatnya, banyak keputusan penting dalam hidup justru dibuat berdasarkan ekspektasi orang lain, bukan berdasarkan apa yang benar-benar diinginkan.
Padahal, menurut psikologi, kebutuhan akan penerimaan sosial memang merupakan bagian alami dari manusia. Namun, ketika kebutuhan tersebut menjadi terlalu dominan, seseorang bisa kehilangan kebebasan untuk menjadi dirinya sendiri. Kabar baiknya, sikap tidak terlalu memedulikan penilaian orang lain bukanlah sifat bawaan, melainkan keterampilan yang dapat dilatih.
Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (20/6), terdapat delapan cara sederhana untuk menguasai seni tidak terlalu memikirkan apa yang orang lain pikirkan tentang Anda.
Baca Juga: Seni Menyendiri: 9 Keterampilan yang Hanya Dikuasai oleh Para Introvert Sejati Menurut Psikologi
1. Sadari bahwa Orang Lain Tidak Memikirkan Anda Sebanyak yang Anda Bayangkan
Psikologi mengenal fenomena yang disebut spotlight effect, yaitu kecenderungan seseorang melebih-lebihkan seberapa besar orang lain memperhatikan dirinya.
Misalnya, Anda merasa malu karena salah bicara dalam rapat atau mengenakan pakaian yang menurut Anda kurang cocok. Padahal, kebanyakan orang terlalu sibuk dengan urusan mereka sendiri sehingga tidak terlalu memikirkan kesalahan kecil yang Anda lakukan.
Memahami hal ini dapat mengurangi kecemasan sosial secara signifikan. Kenyataannya, orang lain tidak mengamati setiap gerakan Anda seperti yang sering dibayangkan.
2. Pisahkan Harga Diri dari Persetujuan Orang Lain
Banyak orang tanpa sadar menggantungkan rasa berharga mereka pada pujian dan penerimaan dari lingkungan. Ketika dipuji, mereka merasa percaya diri. Namun ketika dikritik, mereka merasa tidak berharga.
Menurut psikologi, harga diri yang sehat berasal dari dalam diri, bukan dari validasi eksternal. Anda tidak harus disukai semua orang untuk menjadi pribadi yang bernilai.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
