
Ilustrasi seseorang yang terlalu banyak berpikir (Magnific/Amenic181)
JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, manusia dihadapkan pada puluhan bahkan ratusan keputusan. Mulai dari hal sederhana seperti memilih menu sarapan, hingga keputusan besar yang berkaitan dengan karier, hubungan, atau masa depan. Ironisnya, semakin banyak pilihan dan informasi yang tersedia, semakin mudah seseorang terjebak dalam kebiasaan berpikir berlebihan atau overthinking.
Menurut psikologi, terlalu banyak berpikir tidak selalu membuat keputusan menjadi lebih baik. Sebaliknya, kebiasaan ini sering kali menimbulkan kecemasan, keraguan, dan penundaan yang justru menghambat tindakan. Seni pengambilan keputusan bukanlah tentang menemukan pilihan yang sempurna, melainkan tentang memilih dengan cukup bijak dan mampu menerima hasilnya.
Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (18/6), terdapat tujuh cara sederhana yang didukung oleh prinsip psikologi untuk membantu berhenti terlalu banyak berpikir dan membuat keputusan dengan lebih tenang.
1. Tetapkan Batas Waktu untuk Memutuskan
Salah satu penyebab utama overthinking adalah keinginan untuk mempertimbangkan semua kemungkinan secara terus-menerus. Padahal, semakin lama seseorang merenungkan pilihan, semakin besar kemungkinan ia mengalami kelelahan mental.
Psikolog menyebut fenomena ini sebagai decision fatigue atau kelelahan dalam mengambil keputusan. Ketika energi mental berkurang, kualitas keputusan justru menurun.
Cara sederhana untuk mengatasinya adalah dengan menentukan batas waktu. Misalnya:
Lima menit untuk keputusan kecil.
Satu hari untuk keputusan yang cukup penting.
Satu minggu untuk keputusan besar yang membutuhkan pertimbangan matang.
Memberi tenggat waktu membantu otak fokus pada informasi yang benar-benar relevan dan mengurangi kecenderungan berpikir tanpa akhir.
2. Jangan Mencari Kesempurnaan

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
