Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Juni 2026 | 03.42 WIB

7 Hal yang Mulai Dilakukan Pria Paruh Baya ketika Mereka Perlahan Kehilangan Tujuan Hidup Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang mulai kehilangan tujuan hidup (Magnific/Ambreen) - Image

Ilustrasi seseorang yang mulai kehilangan tujuan hidup (Magnific/Ambreen)

JawaPos.com - Memasuki usia paruh baya sering kali menjadi fase yang penuh refleksi. Banyak pria mulai mempertanyakan pencapaian, hubungan, karier, hingga makna hidup yang selama ini mereka kejar. Dalam psikologi, kondisi ini tidak selalu berarti seseorang mengalami gangguan mental, tetapi bisa menjadi tanda bahwa ia sedang menghadapi krisis makna atau kehilangan tujuan hidup.

Perubahan tersebut sering kali tidak muncul secara tiba-tiba. Sebaliknya, ada kebiasaan dan pola perilaku tertentu yang perlahan berkembang tanpa disadari.

Dilansir dari Expert Editor pada Senin (15/6), terdapat tujuh hal yang mulai dilakukan pria paruh baya ketika mereka mulai kehilangan arah hidup menurut perspektif psikologi.

1. Menjalani Rutinitas Secara Otomatis Tanpa Antusiasme

Salah satu tanda yang paling umum adalah hidup yang dijalani seperti "mode autopilot". Mereka tetap pergi bekerja, memenuhi tanggung jawab keluarga, dan menjalankan aktivitas sehari-hari, tetapi tanpa semangat yang dulu pernah ada.

Dalam psikologi, hilangnya motivasi intrinsik membuat seseorang lebih fokus pada sekadar menyelesaikan kewajiban daripada menikmati prosesnya. Hari-hari terasa monoton dan tidak ada lagi sesuatu yang dinantikan.

Akibatnya, kehidupan yang tampak normal dari luar sebenarnya dipenuhi oleh rasa hampa yang sulit dijelaskan.

2. Menarik Diri dari Hubungan Sosial

Pria yang kehilangan tujuan hidup sering kali mulai mengurangi interaksi dengan teman, keluarga, atau lingkungan sekitar. Mereka mungkin tidak benar-benar memutus hubungan, tetapi menjadi lebih pasif dan enggan terlibat dalam percakapan atau aktivitas bersama.

Psikologi menjelaskan bahwa ketika seseorang merasa hidupnya kehilangan makna, ia cenderung mengalami penurunan energi emosional. Bersosialisasi yang dulu terasa menyenangkan kini justru dianggap melelahkan.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore