
seseorang yang cepat membuat orang lain nyaman./Magnific/tirachardz
JawaPos.com - Membangun kedekatan dengan orang lain tidak selalu membutuhkan percakapan yang panjang atau topik yang rumit.
Dalam psikologi, rasa nyaman dan kepercayaan sering kali muncul dari hal-hal sederhana, termasuk pilihan kata yang kita gunakan sehari-hari.
Kalimat yang hangat, menunjukkan perhatian, dan memberikan ruang bagi lawan bicara untuk menjadi dirinya sendiri dapat menciptakan hubungan yang lebih akrab dalam waktu singkat.
Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (10/6), terdapat10 frasa obrolan ringan yang secara psikologis dapat membantu orang merasa lebih nyaman berada di sekitar Anda.
1. "Apa kabar? Akhir-akhir ini ada hal menarik yang terjadi?"
Pertanyaan ini lebih baik daripada sekadar "Apa kabar?" karena memberi kesempatan bagi orang lain untuk berbagi cerita yang mereka anggap penting. Psikolog menyebutnya sebagai pertanyaan terbuka, yaitu pertanyaan yang mendorong percakapan lebih dalam tanpa terasa menginterogasi.
Ketika seseorang merasa didengarkan dan memiliki ruang untuk berbicara, tingkat kenyamanan dalam interaksi pun meningkat.
Mengapa efektif?
Membuka percakapan secara alami.
Menunjukkan ketertarikan yang tulus.
Membantu lawan bicara merasa dihargai.
2. "Senang bisa bertemu denganmu."
Kalimat sederhana ini memiliki dampak besar. Banyak orang merasa canggung saat pertama kali bertemu seseorang. Dengan mengungkapkan bahwa Anda senang bertemu dengannya, Anda mengurangi ketegangan dan menciptakan suasana yang lebih ramah.
Mengapa efektif?
Memberikan kesan positif sejak awal.
Membantu orang lain merasa diterima.
Memperkuat kesan pertama yang baik.
3. "Tidak apa-apa, santai saja."
Menurut psikologi sosial, orang cenderung nyaman dengan mereka yang tidak menghakimi. Kalimat ini memberi sinyal bahwa tidak ada tekanan untuk tampil sempurna.
Misalnya ketika teman Anda lupa sesuatu, salah mengucapkan kata, atau merasa gugup, mengatakan "Santai saja, tidak apa-apa" dapat membuat mereka merasa aman secara emosional.
Mengapa efektif?
Mengurangi kecanggungan.
Membuat suasana lebih rileks.
Menumbuhkan rasa aman.
4. "Aku penasaran, bagaimana ceritanya bisa begitu?"
Semua orang senang ketika kisah mereka didengar dengan penuh perhatian. Frasa ini menunjukkan rasa ingin tahu yang sehat tanpa terdengar terlalu pribadi.
Alih-alih mengalihkan pembicaraan ke diri sendiri, Anda memberi ruang bagi orang lain untuk menjelaskan lebih banyak tentang pengalaman mereka.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
