Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Juni 2026 | 02.51 WIB

Orang yang Semakin Percaya Diri Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengikuti 8 Perubahan Kepribadian Ini Menurut Psikologi

seseorang yang semakin percaya diri seiring bertambahnya usia / foto: Magnific/pressfoto - Image

seseorang yang semakin percaya diri seiring bertambahnya usia / foto: Magnific/pressfoto

JawaPos.com - Banyak orang mengira bahwa rasa percaya diri adalah sesuatu yang dimiliki sejak lahir. Padahal, psikologi menunjukkan bahwa kepercayaan diri sering kali berkembang seiring bertambahnya usia dan pengalaman hidup. Seseorang yang dulunya pemalu, mudah cemas, atau terlalu memikirkan penilaian orang lain bisa berubah menjadi pribadi yang lebih tenang, tegas, dan yakin terhadap dirinya sendiri.

Perubahan ini tidak terjadi dalam semalam. Ada proses panjang yang dibentuk oleh pengalaman, kegagalan, keberhasilan, serta pemahaman yang semakin matang tentang diri sendiri. Menariknya, orang-orang yang semakin percaya diri biasanya menunjukkan beberapa perubahan kepribadian yang serupa.

Dilansir dari Expert Editor pada Minggu (7/6), terdapat delapan perubahan kepribadian yang sering muncul menurut psikologi.

1. Mereka Tidak Lagi Terlalu Mencari Persetujuan Orang Lain

Saat masih muda, banyak orang merasa perlu mendapatkan pengakuan dari lingkungan sekitar. Pujian, validasi, dan persetujuan orang lain sering kali menjadi sumber utama rasa percaya diri.

Namun, seiring bertambahnya usia, orang yang semakin percaya diri mulai memahami bahwa mereka tidak mungkin menyenangkan semua orang.

Psikologi menyebut hal ini sebagai berkembangnya internal locus of control, yaitu kecenderungan untuk menilai diri berdasarkan standar pribadi, bukan berdasarkan pendapat orang lain.

Mereka mulai berpikir:

"Saya tidak harus disukai semua orang."
"Yang penting saya melakukan yang benar."
"Pendapat orang lain tidak menentukan nilai diri saya."

Akibatnya, mereka menjadi lebih tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh kritik yang tidak membangun.

2. Mereka Lebih Nyaman Menjadi Diri Sendiri

Orang yang semakin percaya diri tidak lagi merasa harus berpura-pura demi diterima.

Mereka tidak terlalu sibuk menciptakan citra sempurna. Sebaliknya, mereka menerima kelebihan dan kekurangannya dengan lebih realistis.

Menurut psikologi humanistik yang dipelopori oleh Carl Rogers, penerimaan diri (self-acceptance) merupakan fondasi penting bagi kesehatan mental dan rasa percaya diri yang sehat.

Karena itu, mereka:

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore