Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 Juni 2026 | 22.32 WIB

Menurut Psikologi, Ini 10 Cara Berpikir Orang yang Mandi di Malam Hari Alih-Alih Pagi Hari

Ilustrasi seseorang yang mandi di malam hari (Freepik/Pvproductions) - Image

Ilustrasi seseorang yang mandi di malam hari (Freepik/Pvproductions)

 

JawaPos.com - Kebanyakan orang menganggap waktu mandi hanyalah soal kebiasaan. Ada yang merasa segar jika mandi di pagi hari sebelum memulai aktivitas, sementara yang lain lebih memilih mandi di malam hari sebelum tidur. Namun, pilihan sederhana ini ternyata dapat mencerminkan beberapa pola pikir dan preferensi psikologis yang berbeda.

Tentu saja, tidak semua orang yang mandi malam akan memiliki karakter yang sama. Psikologi tidak bekerja dengan aturan mutlak. Namun, penelitian tentang kebiasaan, ritme biologis, dan kepribadian menunjukkan bahwa orang yang lebih suka mandi di malam hari sering kali memiliki kecenderungan berpikir tertentu yang membedakan mereka dari mereka yang lebih memilih mandi pagi.

Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (4/6), terdapat 10 cara berpikir yang sering ditemukan pada orang yang mandi di malam hari.

1. Mereka Melihat Istirahat sebagai Prioritas, Bukan Hadiah

Banyak orang memperlakukan istirahat sebagai sesuatu yang "boleh dinikmati" setelah semua pekerjaan selesai. Sebaliknya, orang yang mandi malam sering kali memandang relaksasi sebagai bagian penting dari produktivitas itu sendiri.

Mandi hangat di malam hari menjadi ritual yang menandai berakhirnya tekanan sepanjang hari. Secara psikologis, ini menunjukkan pola pikir bahwa pemulihan energi sama pentingnya dengan bekerja keras.

Mereka memahami bahwa tubuh dan pikiran yang tenang hari ini akan menghasilkan performa yang lebih baik besok.

2. Mereka Lebih Suka Menutup Siklus Sebelum Memulai yang Baru

Orang yang mandi malam sering memiliki kecenderungan mental untuk "membereskan" sesuatu sebelum beralih ke tahap berikutnya.

Setelah menjalani berbagai aktivitas, mereka merasa lebih nyaman membersihkan diri terlebih dahulu sebelum beristirahat. Ini mencerminkan kebutuhan psikologis akan penyelesaian atau closure.

Mereka tidak suka membawa "sisa-sisa hari" ke dalam waktu tidur, baik secara fisik maupun mental.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore