
Tanda seseorang memiliki kecerdasan traumatis paling langka kata psikologi./Magnific/ jcomp
JawaPos.com – Psikologi mengungkap bahwa orang yang memilih diam saat kewalahan percakapan bukan menghindari masalah, melainkan memiliki kepribadian yang sangat unik dan mendalam.
Diam bagi mereka adalah mekanisme koping alami yang memungkinkan pikiran memproses tekanan secara lebih efektif dibanding melampiaskannya secara langsung.
Memahami kepribadian orang yang kewalahan namun memilih hening bisa membantu kita lebih empati dan tidak salah menafsirkan sikap mereka.
Dilansir dari laman YourTango pada Sabtu (30/5), berikut sepuluh ciri kepribadian yang umumnya dimiliki oleh orang-orang yang secara naluriah memilih keheningan saat menghadapi tekanan berat.
1. Memproses emosi secara internal daripada mengungkapkannya
Orang yang memilih diam saat kewalahan membutuhkan waktu untuk menyortir perasaan mereka sebelum bisa menjelaskannya kepada siapapun.
Riset dalam psikologi kepribadian menemukan bahwa pemroses internal mendapat skor lebih tinggi dalam keterbukaan terhadap pengalaman dan introversi.
Kekuatan ini sering disalahpahami sebagai kelemahan, padahal mereka hanya butuh ruang untuk memahami diri sendiri sebelum terhubung dengan orang lain.
2. Mudah kewalahan oleh stimulasi berlebihan
Orang yang sangat sensitif memproses informasi lebih dalam dari rata-rata dan lebih rentan terhadap masalah yang berkaitan dengan stres berlebihan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022