
seseorang yang lebih menyukai membaca buku fisik./Magnific/pressfoto
JawaPos.com - Di era serba digital, membaca buku kini bisa dilakukan hanya dengan satu sentuhan layar. E-book, tablet, dan aplikasi membaca menawarkan kemudahan yang belum pernah ada sebelumnya.
Namun di tengah semua kemajuan itu, masih banyak orang yang tetap memilih buku fisik—mencium aroma kertas, membalik halaman satu per satu, hingga memberi tanda pada bagian favorit mereka.
Bagi sebagian orang, kebiasaan ini dianggap kuno. Padahal menurut berbagai penelitian psikologi dan ilmu kognitif, preferensi terhadap buku fisik justru bisa mencerminkan sejumlah kekuatan mental dan emosional yang unik.
Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (22/5), jika Anda termasuk orang yang lebih nyaman membaca buku cetak dibanding layar digital, kemungkinan besar Anda memiliki beberapa karakteristik berikut.
1. Anda Memiliki Fokus yang Lebih Dalam
Salah satu alasan utama banyak orang tetap memilih buku fisik adalah kemampuan mereka untuk berkonsentrasi lebih baik saat membaca.
Ketika membaca melalui ponsel atau tablet, otak sering berada dalam mode “siaga digital.” Notifikasi, keinginan membuka aplikasi lain, atau kebiasaan scrolling membuat perhatian mudah terpecah. Buku fisik menawarkan pengalaman yang lebih tenang dan linear.
Secara psikologis, ini berkaitan dengan kemampuan deep focus—kemampuan memusatkan perhatian dalam waktu lama tanpa distraksi berlebihan.
Orang yang nyaman membaca buku fisik biasanya:
lebih sabar dalam menyerap informasi,
mampu menikmati proses,
dan tidak selalu membutuhkan stimulasi instan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
