
Orang Bahagia (Pexels)
JawaPos.com - Setiap orang pernah mengalami rasa malu di beberapa titik dalam hidup mereka. Namun tidak semua orang menyadari bahwa emosi tersebut ada hingga muncul ke permukaan dalam bentuk kepanikan, kecemasan, depresi, atau perasaan dan perilaku negatif lainnya.
Rasa malu bisa menjadi kelemahan tersembunyi yang tidak Anda sadari sampai terlambat. Pada saat itu, Anda bertanya pada diri sendiri: Sudah berapa lama benda ini ada di sini? Anda bertanya-tanya apakah ada yang melihatnya-atau, lebih buruk lagi: apakah orang menilai Anda karenanya?
Anda dengan cepat menelusuri kembali langkah Anda, bertanya-tanya di mana dan bagaimana hal itu terjadi, sambil berharap Anda tahu bagaimana menghadapi rasa malu dan dapat mencegah masalah tersebut sejak awal.
Seperti noda baju, rasa malu bisa luput dari perhatian. Dan seperti noda, bagaimana Anda menanggapi rasa malu dapat membuat atau menghancurkan kesempatan Anda untuk menyelamatkan hari.
Apakah Anda menyalahkan diri sendiri karenanya, atau mengangkat bahu, tertawa, dan mencintai diri sendiri dengan cara yang sama? Bagi sebagian orang, mempelajari cara mencintai diri sendiri itu rumit, dan bahkan kesalahan sekecil apa pun dapat memicu perasaan rendah diri.
Tetapi bagaimana jika Anda telah membawa rasa malu sepanjang hidup Anda? Bisakah harga diri yang rendah menyabotase kesuksesan dan penyembuhan dalam ketakutan menjadi penipu, diracuni oleh rasa malu karena merasa Anda tidak akan pernah cukup baik?
Mengetahui itu ada dan merasa seperti Anda tidak bisa menghilangkannya mungkin membuat Anda merasa putus asa. Lalu apa yang kamu lakukan? Kami meminta Pakar kami untuk memberi tahu kami tiga hal yang dilakukan orang yang bahagia secara emosional untuk melepaskan rasa malu alih-alih menyembunyikannya.
Dilansir dari yourtango pada Senin (18/5), orang yang bahagia secara emosional melakukan 3 hal ini untuk melepaskan rasa malu alih-alih menyembunyikannya:
"Ketika Anda berpikir bahwa Anda tidak boleh melakukan atau mengatakan sesuatu, terutama jika itu tidak merugikan Anda atau orang lain, Anda dapat bertanya pada diri sendiri,' Dari mana saya belajar berpikir seperti ini?'
Anda mungkin mengulangi harapan dari masyarakat atau masa lalu Anda. Anda dapat menyaring partikel-partikel tersebut dan melepaskan partikel-partikel yang menghalangi Anda untuk menjadi diri Anda apa adanya dan ingin menjadi apa.”

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
