
Penyebab gangguan tidur sering terbangun jam tiga pagi kata psikologi../Magnific/ lookstudio
JawaPos.com – Terbangun jam tiga pagi secara berulang bukan sekadar kebetulan yang bisa diabaikan begitu saja.
Psikologi menjelaskan bahwa pola ini sering kali berkaitan erat dengan kondisi mental dan emosional seseorang.
Gangguan tidur seperti ini bisa menjadi sinyal penting dari tubuh yang sedang mencoba menyampaikan sesuatu.
Ada banyak tanda yang menunjukkan bahwa kebiasaan terbangun di tengah malam menyimpan makna lebih dalam.
Dilansir dari laman YourTango pada Minggu (3/5), berikut sebelas kondisi spesifik yang kemungkinan besar sedang dialami oleh orang yang sering terbangun di jam tersebut.
1. Tingkat stres yang tinggi
Stres meningkatkan kadar kortisol dalam tubuh, hormon yang justru memberi dorongan energi di waktu yang tidak tepat.
Lonjakan kortisol ini membuat pikiran aktif kembali, memicu overthinking, dan membuat tidur tidak bisa berlanjut.
Mencoba menurunkan stres sebelum tidur melalui meditasi atau membaca buku bisa membantu mengatasi masalah ini.
2. Konflik batin yang belum terselesaikan

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
