Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 April 2026 | 01.11 WIB

6 Kebiasaan dalam Percakapan yang Mencerminkan Kecerdasan Rendah Menurut Psikologi

Kebiasaan dalam percakapan yang mencerminkan kecerdasan rendah kata psikologi. / freepik - Image

Kebiasaan dalam percakapan yang mencerminkan kecerdasan rendah kata psikologi. / freepik

JawaPos.com – Cara seseorang berbicara dan merespons dalam sebuah percakapan mencerminkan lebih dari sekadar kepribadian mereka sehari-hari.

Psikologi mengungkap bahwa ada kebiasaan komunikasi tertentu yang secara langsung menurunkan persepsi orang lain terhadap kecerdasan seseorang.

Kecerdasan rendah dalam berkomunikasi bukan selalu soal kurangnya wawasan, melainkan sering kali tentang bagaimana seseorang merespons orang lain.

Kebiasaan-kebiasaan buruk dalam berinteraksi ini bisa memutus koneksi yang bermakna dan membuat lawan bicara merasa tidak dihargai.

Dilansir dari laman YourTango pada Rabu (29/4), Berikut enam pola komunikasi yang sebaiknya segera dihentikan agar hubungan sosial dan citra diri kamu menjadi lebih baik.

1. Memotong pembicaraan orang lain

Memotong seseorang di tengah kalimat adalah salah satu kesalahan paling mendasar yang bisa dilakukan dalam sebuah percakapan.

Tindakan ini secara tidak langsung menyampaikan pesan bahwa apa yang dikatakan orang lain tidak cukup penting untuk didengarkan sampai selesai.

Meski terkadang dilakukan tanpa niat buruk, seperti karena antusias atau ingin mengklarifikasi sesuatu, dampaknya tetap mencerminkan kurangnya kesabaran.

Sikap ini juga menunjukkan minimnya empati terhadap pengalaman dan sudut pandang yang sedang dibagikan oleh lawan bicara.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore