
seseorang yang memiliki selera yang lebih elegan (Freepik/The Yuri Arcurs Collection)
JawaPos.com - Dalam psikologi, selera bukan hanya soal apa yang kita sukai—tetapi juga mencerminkan cara kita berpikir, merasakan, dan memaknai dunia.
Orang dengan selera elegan umumnya memiliki sensitivitas tinggi terhadap detail, menghargai kualitas dibanding kuantitas, serta menikmati pengalaman yang lebih mendalam daripada sekadar hiburan instan.
Menariknya, ada beberapa aktivitas tertentu yang sering dikaitkan dengan individu yang memiliki selera lebih “tinggi” atau refined.
Dilansir dari Expert Editor pada, jika Anda menemukan diri Anda menikmati hal-hal berikut, bisa jadi Anda termasuk dalam kelompok ini.
1. Menikmati Kesunyian dan Waktu Sendiri
Di tengah dunia yang serba cepat dan bising, banyak orang merasa tidak nyaman saat sendirian. Namun, individu dengan selera elegan justru menikmati momen ini.
Secara psikologis, kemampuan untuk menikmati kesunyian menunjukkan tingkat refleksi diri yang tinggi. Anda tidak membutuhkan distraksi terus-menerus untuk merasa “hidup”. Anda bisa duduk dengan pikiran sendiri, merenung, atau sekadar menikmati suasana tanpa merasa bosan.
Kesunyian bagi Anda bukan kekosongan—melainkan ruang untuk memahami diri lebih dalam.
2. Mengapresiasi Seni, Musik, atau Sastra Secara Mendalam
Bukan hanya sekadar “suka lagu enak” atau “film seru”, tetapi Anda benar-benar memperhatikan makna, komposisi, atau pesan di baliknya.
Psikologi menyebut ini sebagai aesthetic sensitivity—kemampuan untuk menangkap keindahan dan nuansa yang sering terlewat oleh orang lain. Anda mungkin menikmati:
Membaca buku dengan tema filosofis
Mendengarkan musik dengan lirik yang kompleks
Mengamati lukisan atau fotografi dengan detail
Ini menunjukkan bahwa otak Anda tidak hanya mencari hiburan, tetapi juga makna.
3. Lebih Memilih Kualitas daripada Kuantitas
Baik dalam makanan, pakaian, maupun hubungan sosial—Anda cenderung memilih yang terbaik, bukan yang terbanyak.
Misalnya:
Lebih suka satu pakaian berkualitas tinggi daripada banyak yang biasa saja
Memilih makan di tempat yang sederhana tapi autentik daripada yang sekadar viral
Memiliki sedikit teman, tetapi hubungan yang dalam
Dalam psikologi, ini berkaitan dengan delayed gratification dan standar internal yang kuat. Anda tidak mudah terpengaruh tren atau tekanan sosial.
4. Menikmati Percakapan yang Bermakna
Alih-alih basa-basi atau gosip ringan, Anda lebih tertarik pada diskusi yang dalam:
Tentang kehidupan
Nilai dan prinsip
Ide-ide besar
Pengalaman pribadi yang bermakna
Orang dengan selera elegan cenderung memiliki kebutuhan intelektual dan emosional yang lebih tinggi. Mereka tidak puas dengan percakapan dangkal.
Hal ini juga menunjukkan tingkat empati dan keterbukaan pikiran yang tinggi.
5. Memperhatikan Detail Kecil
Anda mungkin termasuk orang yang:
Menyadari perubahan kecil dalam suasana
Memperhatikan cara seseorang berbicara
Menghargai detail dalam desain, rasa, atau suasana
Psikologi mengaitkan ini dengan high perceptual awareness. Orang seperti ini cenderung lebih peka terhadap lingkungan dan memiliki apresiasi yang lebih dalam terhadap kualitas.
Bagi Anda, detail kecil bukan hal sepele—justru di situlah letak keindahan.
6. Menyukai Hal-hal yang Tidak Selalu Populer
Anda tidak selalu mengikuti arus. Bahkan, sering kali Anda justru lebih tertarik pada sesuatu yang “tidak mainstream”.
Ini bisa berupa:
Musik indie
Film arthouse
Buku yang tidak banyak dikenal
Tempat yang belum ramai
Menurut psikologi, ini menunjukkan independensi selera. Anda tidak bergantung pada validasi sosial untuk menentukan apa yang Anda sukai.
Dengan kata lain, Anda memilih berdasarkan nilai pribadi—bukan popularitas.
7. Menikmati Proses, Bukan Hanya Hasil
Banyak orang fokus pada hasil akhir: pencapaian, status, atau pengakuan. Namun, Anda justru menikmati prosesnya:
Proses belajar
Proses berkarya
Perjalanan menuju tujuan
Ini adalah tanda dari intrinsic motivation—motivasi yang datang dari dalam diri, bukan dari hadiah eksternal.
Orang dengan pola ini cenderung lebih puas dalam hidup, karena kebahagiaan mereka tidak bergantung pada hasil semata.
Kesimpulan
Selera elegan bukan soal mahal atau eksklusif. Ini bukan tentang terlihat “kelas atas”, tetapi tentang bagaimana Anda:
Menghargai kualitas
Mencari makna
Menikmati kedalaman pengalaman
Tidak mudah terbawa arus
Jika Anda menemukan diri Anda menikmati sebagian besar aktivitas di atas, besar kemungkinan Anda memiliki cara pandang yang lebih reflektif, sensitif, dan matang dibanding kebanyakan orang.
Dan yang terpenting—ini bukan sesuatu yang harus dipamerkan. Selera elegan justru sering hadir secara tenang, tanpa perlu banyak pengakuan.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
