Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 April 2026 | 22.49 WIB

Jika Anda Menikmati 7 Aktivitas Ini, Selera Anda Jauh Lebih Elegan daripada Kebanyakan Orang Menurut Psikologi

seseorang yang memiliki selera yang lebih elegan (Freepik/The Yuri Arcurs Collection) - Image

seseorang yang memiliki selera yang lebih elegan (Freepik/The Yuri Arcurs Collection)


JawaPos.com - Dalam psikologi, selera bukan hanya soal apa yang kita sukai—tetapi juga mencerminkan cara kita berpikir, merasakan, dan memaknai dunia.

Orang dengan selera elegan umumnya memiliki sensitivitas tinggi terhadap detail, menghargai kualitas dibanding kuantitas, serta menikmati pengalaman yang lebih mendalam daripada sekadar hiburan instan.

Menariknya, ada beberapa aktivitas tertentu yang sering dikaitkan dengan individu yang memiliki selera lebih “tinggi” atau refined.

Dilansir dari Expert Editor pada, jika Anda menemukan diri Anda menikmati hal-hal berikut, bisa jadi Anda termasuk dalam kelompok ini.

1. Menikmati Kesunyian dan Waktu Sendiri

Di tengah dunia yang serba cepat dan bising, banyak orang merasa tidak nyaman saat sendirian. Namun, individu dengan selera elegan justru menikmati momen ini.

Secara psikologis, kemampuan untuk menikmati kesunyian menunjukkan tingkat refleksi diri yang tinggi. Anda tidak membutuhkan distraksi terus-menerus untuk merasa “hidup”. Anda bisa duduk dengan pikiran sendiri, merenung, atau sekadar menikmati suasana tanpa merasa bosan.

Kesunyian bagi Anda bukan kekosongan—melainkan ruang untuk memahami diri lebih dalam.

2. Mengapresiasi Seni, Musik, atau Sastra Secara Mendalam

Bukan hanya sekadar “suka lagu enak” atau “film seru”, tetapi Anda benar-benar memperhatikan makna, komposisi, atau pesan di baliknya.

Psikologi menyebut ini sebagai aesthetic sensitivity—kemampuan untuk menangkap keindahan dan nuansa yang sering terlewat oleh orang lain. Anda mungkin menikmati:

Membaca buku dengan tema filosofis
Mendengarkan musik dengan lirik yang kompleks
Mengamati lukisan atau fotografi dengan detail

Ini menunjukkan bahwa otak Anda tidak hanya mencari hiburan, tetapi juga makna.

3. Lebih Memilih Kualitas daripada Kuantitas

Baik dalam makanan, pakaian, maupun hubungan sosial—Anda cenderung memilih yang terbaik, bukan yang terbanyak.

Misalnya:

Lebih suka satu pakaian berkualitas tinggi daripada banyak yang biasa saja
Memilih makan di tempat yang sederhana tapi autentik daripada yang sekadar viral
Memiliki sedikit teman, tetapi hubungan yang dalam

Dalam psikologi, ini berkaitan dengan delayed gratification dan standar internal yang kuat. Anda tidak mudah terpengaruh tren atau tekanan sosial.

4. Menikmati Percakapan yang Bermakna

Alih-alih basa-basi atau gosip ringan, Anda lebih tertarik pada diskusi yang dalam:

Tentang kehidupan
Nilai dan prinsip
Ide-ide besar
Pengalaman pribadi yang bermakna

Orang dengan selera elegan cenderung memiliki kebutuhan intelektual dan emosional yang lebih tinggi. Mereka tidak puas dengan percakapan dangkal.

Hal ini juga menunjukkan tingkat empati dan keterbukaan pikiran yang tinggi.

5. Memperhatikan Detail Kecil

Anda mungkin termasuk orang yang:

Menyadari perubahan kecil dalam suasana
Memperhatikan cara seseorang berbicara
Menghargai detail dalam desain, rasa, atau suasana

Psikologi mengaitkan ini dengan high perceptual awareness. Orang seperti ini cenderung lebih peka terhadap lingkungan dan memiliki apresiasi yang lebih dalam terhadap kualitas.

Bagi Anda, detail kecil bukan hal sepele—justru di situlah letak keindahan.

6. Menyukai Hal-hal yang Tidak Selalu Populer

Anda tidak selalu mengikuti arus. Bahkan, sering kali Anda justru lebih tertarik pada sesuatu yang “tidak mainstream”.

Ini bisa berupa:

Musik indie
Film arthouse
Buku yang tidak banyak dikenal
Tempat yang belum ramai

Menurut psikologi, ini menunjukkan independensi selera. Anda tidak bergantung pada validasi sosial untuk menentukan apa yang Anda sukai.

Dengan kata lain, Anda memilih berdasarkan nilai pribadi—bukan popularitas.

7. Menikmati Proses, Bukan Hanya Hasil

Banyak orang fokus pada hasil akhir: pencapaian, status, atau pengakuan. Namun, Anda justru menikmati prosesnya:

Proses belajar
Proses berkarya
Perjalanan menuju tujuan

Ini adalah tanda dari intrinsic motivation—motivasi yang datang dari dalam diri, bukan dari hadiah eksternal.

Orang dengan pola ini cenderung lebih puas dalam hidup, karena kebahagiaan mereka tidak bergantung pada hasil semata.

Kesimpulan

Selera elegan bukan soal mahal atau eksklusif. Ini bukan tentang terlihat “kelas atas”, tetapi tentang bagaimana Anda:

Menghargai kualitas
Mencari makna
Menikmati kedalaman pengalaman
Tidak mudah terbawa arus

Jika Anda menemukan diri Anda menikmati sebagian besar aktivitas di atas, besar kemungkinan Anda memiliki cara pandang yang lebih reflektif, sensitif, dan matang dibanding kebanyakan orang.

Dan yang terpenting—ini bukan sesuatu yang harus dipamerkan. Selera elegan justru sering hadir secara tenang, tanpa perlu banyak pengakuan.

Karena pada akhirnya, keanggunan sejati tidak berisik—ia terasa.***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore