Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 April 2026 | 14.25 WIB

Terlalu Berharap di Awal Hubungan Bisa Berbahaya! Ini Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Ketika Menyukai Seseorang Menurut Psikologi

Kesalahan ketika menyukai seseorang menurut psikologi (Pexels/Vera Arsic) - Image

Kesalahan ketika menyukai seseorang menurut psikologi (Pexels/Vera Arsic)

JawaPos.com - Pernah merasa langsung cocok dengan seseorang yang baru dikenal? Obrolan terasa menyenangkan, pertemuan berjalan lancar, dan pikiran mulai membayangkan hubungan lebih jauh.

Di fase awal inilah justru banyak orang tanpa sadar melakukan kesalahan yang bisa merusak hubungan sejak awal.

Dalam psikologi, kondisi ini sering membuat seseorang bertindak berlebihan karena rasa takut kehilangan.

Bukan soal penampilan atau kepribadian, tetapi pola pikir yang keliru saat mulai menyukai seseorang.

Kesalahan ini bisa membuat orang yang tepat menjauh dan justru menarik orang yang tidak sehat. Inilah beberapa 'kesalahan' yang terjadi ketika menyukai seseorang yang dilansir dari simplyphysicology.

1. Kesalahan Utama: Merasa 'Membutuhkan' Seseorang

Menurut psikologi, kesalahan paling umum adalah menempatkan diri seolah sangat membutuhkan orang tersebut.

Pola pikir ini membuat seseorang terlihat kurang percaya diri. Dari yang awalnya menarik, berubah menjadi seperti sedang mengejar sesuatu.

Sebaiknya, jangan fokus pada bagaimana agar disukai. Fokuslah pada apakah orang tersebut cocok dan menghargai Anda.

Tujuan dalam hubungan bukan untuk mengejar, tetapi menjadi pribadi yang tenang dan percaya diri.

Dengan tetap menjalani hidup sendiri dan melihat usaha dari kedua belah pihak, Anda bisa membangun hubungan yang lebih sehat.

2. Zona Berbahaya: Dari Percaya Diri Menjadi Bergantung

Saat mulai menyukai seseorang, kita sering menganggap dia sebagai 'yang harus didapatkan'. Ini bisa menjadi awal masalah dalam hubungan.

Jika Anda merasa kurang dan bergantung, daya tarik Anda justru menurun. Hal ini bisa menyebabkan hilang kendali terhadap diri sendiri, hubungan berjalan tanpa benar-benar mengenal satu sama lain, dan tampil lebih ingin disukai daripada melihat kecocokan satu sama lain.

3. Over-Giving: Terlalu Banyak Memberi di Awal

Banyak orang menunjukkan perhatian berlebihan saat awal hubungan. Ini disebut over-giving. Meski terlihat baik, hal ini sering berasal dari rasa tidak percaya diri.

Hal ini bisa menyebabkan menarik orang yang hanya memanfaatkan keadaan, terlihat seperti kurang yakin pada diri sendiri dan membuat orang yang serius justru menjauh.

4. Terlalu Banyak Kriteria

Banyak orang sekarang menilai pasangan seperti daftar syarat. Menurut psikologi, cara ini justru bisa merusak hubungan.

- Terlalu banyak pilihan membuat standar tidak realistis.

- Hubungan jadi terasa kaku dan tidak alami.

- Sering melewatkan orang yang sebenarnya cocok.

Jika Anda merasa berada seperti situasi diatas, hal yang perlu diingat adalah Anda tidak bisa mengontrol perasaan, tetapi bisa mengontrol tindakan yang akan diterapkan.

Lebih baik tetap tenang, percaya diri, dan melihat hubungan secara realistis. Dengan begitu, Anda bisa membangun hubungan yang lebih sehat dan bertahan lama.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore