
Ilustrasi orang sedang scroll media sosial. (Freepik)
JawaPos.com — Doomscrolling adalah terminologi baru yang muncul pada sekitar tahun 2020 saat pandemi.
Agar lebih paham terhadap konteks kata ini, Pernahkah kalian scrolling sosial media hingga lupa waktu?
Berdasarkan akun TikTok @aljazeeraenglish, Doomscrolling pada awalnya merujuk pada aktivitas menyerap banyak informasi atau berita buruk dan negatif.
Namun seiring waktu, makna kata ini bergeser secara semantik yang kini mengacu pada tindakan mengonsumsi informasi dalam format video vertikal secara berlebihan.
Dilansir dari April ABA, terdapat sekitar 210 juta orang (sekitar 4–5% pengguna global) yang mengalami kecanduan media sosial.
Hal ini menimbulkan pertanyaan dari para psikolog. Kenapa sosial media begitu sulit dilepaskan dari perhatian kita?
Bagaimana Otak Mencerna Sosial Media
Saya yakin, banyak dari kalian yang secara otomatis membuka sosial media ketika bangun atau sebelum tidur.
Mungkin juga saat sedang bekerja, Anda berniat untuk membaca pesan yang masuk. Alih-alih kembali bekerja, Anda “tidak sengaja” membuka sosial media dan kembali nge-scroll.
Hal ini bukan tanpa sengaja, sosial media memang memiliki desain yang merangsang dopamin – atau yang sering disebut zat bahagia – di otak untuk terus digunakan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022