Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 31 Maret 2026 | 00.53 WIB

Orang yang Merasa Bersalah Ketika Hidup Menjadi Mudah Biasanya Memiliki 7 Ciri Ini Menurut Psikologi

seseorang yang bersalah ketika hidup menjadi mudah / freepik - Image

seseorang yang bersalah ketika hidup menjadi mudah / freepik

JawaPos.com - Tidak semua orang merasa lega ketika hidup mulai terasa lebih ringan. Bagi sebagian orang, justru muncul perasaan aneh—bersalah, tidak pantas, bahkan cemas—ketika segala sesuatu berjalan dengan mudah.

Secara psikologis, kondisi ini bukan hal yang aneh. Ada pola pikir dan pengalaman masa lalu yang sering kali membentuk respons tersebut.

Mengapa seseorang bisa merasa bersalah saat hidupnya membaik? Dilansir dari Expert Editor pada Senin (30/3), terdapat tujuh ciri yang biasanya dimiliki oleh orang-orang dengan pola ini, berdasarkan perspektif psikologi.

1. Terbiasa Hidup dalam Tekanan atau Kesulitan

Orang yang sejak lama hidup dalam kondisi sulit sering kali menganggap “perjuangan” sebagai sesuatu yang normal. Ketika hidup tiba-tiba menjadi mudah, otak mereka merasa ada sesuatu yang “tidak beres”.

Dalam psikologi, ini berkaitan dengan adaptasi terhadap stres kronis. Tubuh dan pikiran sudah terbiasa berada dalam mode bertahan hidup (survival mode), sehingga ketenangan terasa asing.

2. Memiliki Pola Pikir “Harus Menderita untuk Layak”

Banyak orang tumbuh dengan keyakinan bahwa kesuksesan harus diperoleh melalui penderitaan. Jika sesuatu didapat dengan mudah, mereka merasa itu tidak sah atau tidak pantas.

Ini sering disebut sebagai belief system yang tidak sehat, di mana nilai diri diukur dari seberapa keras seseorang berjuang, bukan dari hasil atau kebahagiaan.

3. Mengalami Impostor Syndrome

Saat hidup mulai membaik—misalnya mendapat pekerjaan bagus, hubungan sehat, atau kestabilan finansial—mereka merasa seperti “penipu”.

Mereka berpikir:

“Aku sebenarnya tidak sepintar itu.”
“Ini cuma keberuntungan.”
“Suatu saat semua akan runtuh.”

Fenomena ini dikenal sebagai impostor syndrome, yaitu ketidakmampuan menerima keberhasilan sebagai sesuatu yang layak.

4. Terlalu Bertanggung Jawab Secara Emosional

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore