Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Maret 2026 | 23.02 WIB

Orang yang Memutuskan Hubungan dengan Orang Tua Berulang Kali, Biasanya Memiliki 7 Alasan Psikologis yang Konsisten

seseorang yang memutuskan hubungan dengan orang tua. (Freepik/shurkin_son) - Image

seseorang yang memutuskan hubungan dengan orang tua. (Freepik/shurkin_son)


JawaPos.com - Dalam banyak budaya, hubungan antara anak dan orang tua dianggap sebagai ikatan yang tidak tergantikan. Namun dalam realitas psikologis modern, tidak sedikit individu yang memilih untuk menjaga jarak, bahkan memutuskan hubungan dengan orang tua mereka—bukan hanya sekali, tetapi berulang kali sepanjang hidup mereka.

Fenomena ini sering disalahpahami sebagai bentuk pemberontakan, kurangnya rasa hormat, atau egoisme. Padahal, menurut kajian psikologi, keputusan ini biasanya bukan impulsif, melainkan hasil dari pola pengalaman emosional yang konsisten dan mendalam.

Dilansir dari Expert Editor, terdapat 7 alasan psikologis yang paling umum dan konsisten ditemukan pada orang-orang yang berulang kali menjauh atau memutus hubungan dengan orang tua mereka:

1. Trauma Emosional yang Tidak Pernah Diselesaikan

Salah satu alasan paling kuat adalah adanya luka emosional yang berakar sejak masa kecil. Ini bisa berupa:

Kekerasan verbal
Pengabaian emosional
Kritik yang terus-menerus

Ketika trauma ini tidak pernah diakui atau disembuhkan, individu cenderung mencoba kembali menjalin hubungan, tetapi akhirnya mundur lagi karena luka lama kembali terbuka.

Polanya: mendekat → terluka → menjauh → rindu → mendekat lagi.

2. Pola Hubungan yang Toxic dan Berulang

Beberapa orang tua memiliki pola perilaku yang sulit berubah, seperti:

Manipulatif
Mengontrol berlebihan
Tidak menghormati batasan

Dalam psikologi hubungan, ini disebut sebagai toxic relational pattern. Anak yang sudah dewasa mungkin mencoba memperbaiki hubungan berkali-kali, tetapi karena pola tidak berubah, mereka akhirnya memilih menjauh lagi demi kesehatan mental.

3. Kebutuhan Akan Batasan (Boundaries) yang Tidak Dihormati

Orang yang sehat secara psikologis membutuhkan batasan yang jelas, termasuk dengan orang tua.

Namun, dalam banyak kasus:

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore