
Ilustrasi berbohong.
JawaPos.com - Ada perbedaan mendasar antara kebohongan kecil dan kebohongan patologis.
Pembohong patologis secara mendasar akan sering memutarbalikkan fakta dengan natural.
Perilaku mereka sangat membingungkan dan membuat orang lain percaya pada kebohongan yang disampaikan.
Namun, sebenarnya apa itu kebohongan patologis?
Definisi kebohongan patologis
Kebohongan patologis adalah pola perilaku berbohong yang kompulsif dan berulang, seringkali tanpa motif yang jelas atau keuntungan pribadi.
Dilansir dari Webmd.com, kebohongan patologis berbeda dengan kebohongan biasa yang dilakukan untuk tujuan tertentu.
Pembohong patologis berbohong secara rumit dan tidak masuk akal, bahkan jika kebohongan tersebut merugikan diri sendiri.
Perilaku ini bisa terkait dengan gangguan kepribadian tertentu, seperti antisosial dan narsistik.
Pembohong patologis seringkali tidak menunjukkan penyesalan atas kebohongan mereka, dan kebohongan mereka dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada hubungan dan kehidupan mereka.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
