
seseorang yang tampak awet muda di usia tua./Freepik/freepik
JawaPos.com - Banyak orang berpikir bahwa penuaan hanyalah soal angka. Namun dalam kenyataannya, sikap mental dan kebiasaan sehari-hari memiliki peran yang jauh lebih besar daripada yang kita kira.
Kita sering bertemu seseorang yang berusia 60 tahun tetapi terlihat penuh energi, optimis, dan bahkan tampak lebih muda dari usianya. Sebaliknya, ada juga yang belum mencapai usia tersebut tetapi sudah terlihat lelah secara mental maupun emosional.
Psikologi menunjukkan bahwa perbedaan ini tidak terjadi secara kebetulan. Orang-orang yang tetap bersemangat dan tampak awet muda biasanya memiliki pola pikir tertentu dan menghindari beberapa kebiasaan yang dapat mempercepat penuaan mental.
Dilansir dari Geeediting pada Senin (16/3), terdapat sembilan hal yang jarang dilakukan oleh orang-orang yang tetap berenergi dan awet muda hingga usia 60-an.
1. Mereka tidak terus-menerus mengeluh
Mengeluh adalah kebiasaan yang sangat mudah dilakukan, terutama ketika menghadapi kesulitan hidup. Namun penelitian dalam psikologi menunjukkan bahwa terlalu sering mengeluh dapat memperkuat pola pikir negatif.
Orang yang tetap bersemangat cenderung tidak menghabiskan energi untuk mengeluhkan keadaan. Mereka lebih memilih fokus pada solusi daripada masalah. Dengan cara ini, mereka menjaga pikiran tetap ringan dan tidak terbebani oleh emosi negatif yang berlarut-larut.
2. Mereka tidak berhenti belajar
Salah satu tanda utama seseorang yang tetap “muda” secara mental adalah rasa ingin tahu yang tidak pernah padam.
Orang-orang yang tetap energik di usia 60-an biasanya terus belajar hal baru. Mereka membaca, mencoba hobi baru, mengikuti perkembangan teknologi, atau bahkan mempelajari keterampilan yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya.
Psikologi menyebut sikap ini sebagai growth mindset—keyakinan bahwa kemampuan dan kecerdasan bisa terus berkembang sepanjang hidup.
3. Mereka tidak menyimpan dendam terlalu lama
Menyimpan dendam adalah beban emosional yang sangat berat. Ketika seseorang terus memikirkan kesalahan orang lain, mereka sebenarnya sedang membebani diri sendiri.
Orang yang tampak awet muda biasanya memiliki kemampuan untuk memaafkan atau setidaknya melepaskan rasa marah. Mereka memahami bahwa hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dengan kemarahan yang tidak perlu.
Secara psikologis, melepaskan dendam dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan mental.
4. Mereka tidak mengisolasi diri dari orang lain
Hubungan sosial yang sehat adalah salah satu faktor terbesar yang mempengaruhi kebahagiaan dan vitalitas seseorang.
Orang yang tetap bersemangat biasanya menjaga hubungan dengan keluarga, teman, dan komunitas. Mereka tidak menutup diri dari interaksi sosial.
Psikologi menunjukkan bahwa koneksi sosial dapat meningkatkan kesehatan mental, memperkuat rasa memiliki, dan bahkan berkontribusi pada umur panjang.
5. Mereka tidak terlalu serius menjalani hidup
Ini bukan berarti mereka tidak bertanggung jawab. Namun orang yang tetap awet muda tahu bagaimana menikmati hidup.
Mereka masih bisa tertawa, bercanda, dan melihat sisi ringan dari kehidupan. Humor adalah alat psikologis yang sangat kuat untuk meredakan stres dan menjaga keseimbangan emosional.
Sikap ini membuat mereka tampak lebih santai dan penuh energi.
6. Mereka tidak terjebak di masa lalu
Beberapa orang terus memikirkan masa lalu—baik itu penyesalan, kegagalan, atau kesalahan yang pernah terjadi.
Namun orang yang tetap bersemangat biasanya fokus pada masa kini dan masa depan. Mereka belajar dari masa lalu, tetapi tidak membiarkannya mendefinisikan hidup mereka.
Dalam psikologi, kemampuan ini berkaitan dengan resilience atau ketahanan mental.
7. Mereka tidak berhenti bergerak
Aktivitas fisik sangat berkaitan dengan kesehatan mental dan energi hidup.
Orang-orang yang tetap energik di usia 60-an biasanya tetap aktif. Mereka berjalan kaki, berkebun, berolahraga ringan, atau sekadar menjaga tubuh tetap bergerak.
Gerakan fisik membantu meningkatkan hormon yang berhubungan dengan suasana hati dan vitalitas.
8. Mereka tidak terlalu membandingkan diri dengan orang lain
Perbandingan sosial yang berlebihan sering kali membuat seseorang merasa tidak cukup baik.
Orang yang tetap awet muda secara mental biasanya fokus pada perjalanan hidup mereka sendiri. Mereka menghargai apa yang telah mereka capai dan tidak terus-menerus membandingkan diri dengan orang lain.
Sikap ini menciptakan rasa puas dan damai dengan diri sendiri.
9. Mereka tidak berhenti memiliki tujuan hidup
Salah satu rahasia terbesar dari orang-orang yang tetap penuh energi adalah mereka masih memiliki tujuan.
Entah itu merawat keluarga, mengembangkan hobi, membantu komunitas, atau mengejar impian yang tertunda—tujuan memberikan alasan untuk bangun setiap pagi dengan semangat.
Psikologi menunjukkan bahwa memiliki tujuan hidup berkaitan erat dengan kesehatan mental, motivasi, dan bahkan umur yang lebih panjang.
Penutup
Tetap bersemangat dan tampak awet muda di usia 60-an bukan hanya soal genetika atau perawatan fisik. Cara seseorang berpikir, merespons masalah, dan menjalani kehidupan sehari-hari memiliki pengaruh yang sangat besar.
Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan yang menguras energi mental—seperti mengeluh berlebihan, menyimpan dendam, atau berhenti belajar—seseorang dapat menjaga semangat hidup tetap menyala bahkan ketika usia terus bertambah.
