
seseorang yang kerap membaca ulang buku. (Freepik/pressfoto)
JawaPos.com - Membaca buku adalah aktivitas yang tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membuka wawasan dan memperkaya cara berpikir seseorang. Namun, ada satu kebiasaan membaca yang sering menimbulkan rasa penasaran: membaca ulang buku yang sama berkali-kali. Banyak orang mungkin menganggap kebiasaan ini aneh karena masih banyak buku lain yang belum dibaca. Tetapi dari sudut pandang psikologi, kebiasaan tersebut justru bisa menggambarkan karakter dan kepribadian tertentu.
Beberapa penelitian dalam bidang psikologi menunjukkan bahwa orang yang senang membaca ulang buku favoritnya cenderung memiliki pola pikir, emosi, dan cara memproses pengalaman yang khas. Mereka bukan sekadar menikmati cerita yang sama, tetapi juga menemukan makna baru setiap kali membaca ulang.
Dilansir dari Geediting, terdapat tujuh kepribadian yang sering dimiliki oleh orang yang gemar membaca ulang buku yang sama.
1. Memiliki Kedalaman Emosional yang Tinggi
Orang yang suka membaca ulang buku biasanya memiliki kedalaman emosi yang kuat. Mereka mampu merasakan kembali perasaan yang muncul saat pertama kali membaca cerita tersebut, seperti haru, bahagia, atau bahkan sedih.
Ketika membaca ulang, mereka tidak hanya mengikuti alur cerita, tetapi juga menghidupkan kembali emosi yang pernah mereka rasakan sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa mereka memiliki empati yang tinggi dan mampu terhubung secara emosional dengan cerita maupun karakter di dalam buku.
Orang dengan kedalaman emosional seperti ini biasanya juga lebih peka terhadap perasaan orang lain dalam kehidupan sehari-hari.
2. Cenderung Reflektif dan Suka Merenung
Kepribadian kedua yang sering dimiliki adalah sifat reflektif. Orang yang membaca ulang buku biasanya senang merenungkan berbagai makna dari cerita yang mereka baca.
Saat membaca ulang, mereka sering menemukan sudut pandang baru yang sebelumnya tidak mereka sadari. Hal ini membuat mereka berpikir lebih dalam tentang kehidupan, hubungan antar manusia, serta berbagai nilai yang terkandung dalam cerita tersebut.
Sifat reflektif ini membuat mereka lebih bijaksana dalam mengambil keputusan dan memahami berbagai situasi dalam hidup.
3. Menyukai Rasa Aman dan Kenyamanan
Secara psikologis, manusia cenderung mencari hal-hal yang memberikan rasa aman dan familiar. Buku yang pernah dibaca dan disukai bisa memberikan perasaan tersebut.
Ketika membaca ulang buku yang sama, mereka sudah mengetahui alur cerita, karakter, dan akhir cerita. Hal ini menciptakan rasa nyaman karena tidak ada kejutan yang menimbulkan kecemasan.
Orang dengan kepribadian seperti ini biasanya juga menghargai rutinitas dan stabilitas dalam kehidupan mereka.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
