
seseorang yang tidak suka memotret makanan./Freepik/tirachardz
JawaPos.com - Di era media sosial, memotret makanan sebelum menyantapnya sudah menjadi kebiasaan umum.
Dari unggahan Instagram hingga ulasan di TikTok, makanan tak lagi sekadar untuk dinikmati, tetapi juga untuk dipamerkan.
Namun, tidak semua orang merasa terdorong melakukan hal tersebut. Ada orang-orang yang langsung menikmati hidangan tanpa merasa perlu mengabadikannya terlebih dahulu.
Menurut psikologi, kebiasaan ini—atau tepatnya ketiadaan kebiasaan ini—dapat mencerminkan sejumlah ciri kepribadian tertentu.
Tentu saja, ini bukan aturan mutlak. Kepribadian manusia kompleks dan dipengaruhi banyak faktor.
Namun, penelitian tentang perilaku sosial dan kebutuhan akan validasi menunjukkan beberapa pola menarik.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (17/2), terdapat delapan ciri kepribadian yang sering dimiliki oleh orang yang tidak merasa perlu memotret makanan mereka.
1. Lebih Fokus pada Pengalaman daripada Dokumentasi
Secara psikologis, orang yang tidak memotret makanan cenderung memiliki orientasi pengalaman (experiential orientation) yang kuat. Mereka lebih menghargai momen secara langsung dibandingkan mengabadikannya untuk dilihat kembali atau dibagikan.
Penelitian dalam psikologi positif menunjukkan bahwa keterlibatan penuh dalam suatu aktivitas meningkatkan kepuasan dan kebahagiaan. Orang-orang ini biasanya ingin merasakan aroma, tekstur, dan rasa makanan tanpa distraksi layar ponsel.
2. Tidak Bergantung pada Validasi Sosial
Media sosial sering kali menjadi arena pencarian validasi—melalui like, komentar, atau jumlah tayangan. Individu yang tidak merasa perlu mengunggah makanan mereka cenderung memiliki kebutuhan validasi eksternal yang lebih rendah.
Dalam teori kebutuhan akan afiliasi dan pengakuan sosial, sebagian orang memiliki dorongan kuat untuk berbagi sebagai cara membangun identitas sosial.
Sebaliknya, mereka yang lebih stabil secara emosional biasanya tidak terlalu terdorong untuk mencari pengakuan atas setiap aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Percy Jackson Season 3 Tambah Jajaran Cast Baru, Ming Na Wen hingga Jennifer Beals Bergabung
3. Tingkat Self-Esteem yang Stabil
Orang dengan harga diri (self-esteem) yang sehat tidak terlalu mengandalkan citra digital untuk merasa berharga. Mereka tidak membutuhkan representasi visual kehidupan mereka untuk memperkuat identitas diri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022