
seseorang yang baik tetapi menderita kesepian./Freepik/thanyakij-12
JawaPos.com - Tidak semua orang yang terlihat ramah, baik hati, dan penuh empati hidup dalam kondisi emosional yang bahagia.
Banyak individu yang secara kepribadian sangat peduli pada orang lain, suka menolong, dan mudah berempati, justru menyimpan luka batin yang dalam berupa kesepian kronis.
Kesepian kronis bukan sekadar perasaan sepi sesaat, melainkan kondisi psikologis yang menetap, di mana seseorang merasa terisolasi secara emosional meskipun secara sosial tampak “punya banyak orang di sekitarnya”.
Menurut psikologi, orang-orang baik hati sering kali memiliki kecenderungan mengutamakan kebutuhan orang lain dibanding kebutuhan dirinya sendiri.
Mereka menjadi tempat curhat, tempat bersandar, dan sumber kenyamanan bagi banyak orang.
Ironisnya, mereka sendiri sering tidak memiliki ruang aman untuk mengekspresikan luka batin, rasa lelah, dan kebutuhan emosional mereka.
Kesepian kronis pada tipe kepribadian ini bukan terjadi karena mereka tidak disukai, tetapi karena adanya pola kerentanan psikologis tertentu yang terbentuk dari pengalaman hidup, pola asuh, trauma relasional, dan cara mereka memaknai hubungan.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (4/2), terdapat tujuh masalah kerentanan psikologis yang sering bergumul dalam diri orang-orang baik hati yang mengalami kesepian kronis.
1. Takut Menjadi Beban bagi Orang Lain
Orang baik hati sering memiliki keyakinan bawah sadar bahwa perasaan mereka sendiri tidak sepenting perasaan orang lain. Mereka terbiasa menjadi penolong, bukan yang ditolong.
Akibatnya, muncul rasa takut dianggap merepotkan, manja, atau menyusahkan jika mereka mengekspresikan kesedihan, kelelahan, atau kebutuhan emosional.
Secara psikologis, ini berkaitan dengan core belief: “Perasaanku tidak penting” atau “Aku hanya berharga jika aku berguna bagi orang lain.” Pola pikir ini membuat mereka memendam masalah sendiri, sehingga kesepian menjadi semakin dalam karena tidak ada ruang berbagi yang autentik.
2. Kecenderungan People-Pleasing
People-pleasing adalah pola perilaku di mana seseorang berusaha menyenangkan semua orang, menghindari konflik, dan mengorbankan kebutuhan pribadi demi menjaga hubungan.
Orang yang baik hati sering:

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
