
Ilustrasi percakapan yang membuat orang merasa didengarkan (freepik)
JawaPos.com - Tidak semua percakapan meninggalkan kesan mendalam. Namun ada momen ketika seseorang pulang dari obrolan dengan dada terasa lebih lapang—seolah-olah akhirnya ada yang benar-benar memahami apa yang ia rasakan.
Bukan karena lawan bicara memberi solusi, tetapi karena cara mereka hadir dan mendengarkan.
Tina Fey, penulis di The Expert Editor, menyebut bahwa kemampuan membuat orang merasa diperhatikan bukan hanya soal kemampuan berbicara.
Justru, ia berakar dari cara seseorang menghadirkan diri dalam percakapan: penuh rasa ingin tahu, tanpa menghakimi, dan jauh dari sikap terburu-buru.
Kemampuan ini semakin langka di tengah budaya digital yang serba cepat.
Jika tujuh hal berikut dilakukan secara alami, maka seseorang memiliki bakat yang banyak orang cari—kemampuan membuat lawan bicara merasa dilihat, didengar, dan dihargai secara utuh.
Lantas, apa saja ketujuh kemampuan serta kebiasaan langka dalam percakapan tersebut? Berikut ulasan lengkapnya dilansir dari laman The Expert Editor.
1. Mengajukan Pertanyaan Lanjutan yang Menunjukkan Perhatian Penuh
Di banyak percakapan, orang sering hanya menunggu giliran bicara. Begitu jawaban diberikan, mereka langsung memindahkan fokus ke cerita sendiri.
Tina Fey menyebut pola ini sebagai hambatan terbesar dalam membangun koneksi yang tulus.
Seseorang yang memiliki bakat mendengarkan justru menaruh perhatian pada detail. Ketika lawan bicara menyebut proyek kerja, mereka bertanya apa motivasi di baliknya.
Jika seseorang menceritakan konflik keluarga, mereka bertanya bagaimana perasaan orang itu sekarang.
Pertanyaan lanjutan bukan interogasi. Ia adalah sinyal bahwa seseorang benar-benar menyimak, memahami, dan punya rasa ingin tahu yang hangat.
Hal ini sering menjadi alasan mengapa percakapan terasa mendalam, bukan sekadar saling bertukar kabar.
Menurut Tina Fey, banyak hubungan renggang bukan karena kurangnya komunikasi, melainkan kurangnya usaha untuk menggali lebih dalam. Pertanyaan lanjutan menciptakan rasa dihargai di dunia yang semakin dangkal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022