
Ilustrasi kepribadian dari seseorang yang masih suka menonton berita di tv. Freepik
JawaPos.com - Dalam kehidupan modern, media menjadi jendela utama yang memperkenalkan kita pada dunia.
Apa yang kita ketahui tentang politik, ekonomi, konflik internasional, hingga kehidupan selebritas, hampir semuanya dibingkai oleh media.
Namun, apa jadinya jika jendela itu tidak sebening yang kita bayangkan?
Dilansir dari Geediting pada Senin(1/12), Noam Chomsky—seorang intelektual publik yang dikenal kritis—menawarkan 8 teknik utama bagaimana media membentuk, memengaruhi, bahkan memanipulasi persepsi publik.
Setelah memahami teori-teori ini, Anda mungkin akan mulai bertanya-tanya: “Selama ini apakah saya benar-benar melihat dunia apa adanya, atau hanya versi yang ingin media tampilkan?”
Mari kita bahas delapan strateginya satu per satu—dan bersiaplah melihat berita dengan kacamata baru.
1. Mengalihkan Perhatian: Menyerang Fokus Publik ke Arah Lain
Media sering menggunakan teknik distraction: ketika ada isu besar yang tidak menguntungkan pihak tertentu, publik digiring untuk fokus ke berita lain yang lebih dramatis, emosional, atau sensasional.
Contoh sehari-hari? Ketika ada kebijakan kontroversial, berita tentang selebritas, kriminalitas, atau hal-hal yang memancing emosi tiba-tiba membanjiri layar.
Pelajaran untuk Anda:
Tanya selalu: “Apa yang tidak diberitakan hari ini?” Seperti melihat ilusi, sering kali yang menentukan bukan apa yang terlihat, tetapi justru apa yang sengaja tidak diperlihatkan.
2. Menciptakan Masalah, Lalu Menawarkan Solusi
Chomsky menyebutnya strategi problem–reaction–solution.
Media menonjolkan sebuah masalah (atau membesar-besarkannya), membuat publik panik, lalu mendorong publik menerima solusi tertentu yang sebenarnya sudah direncanakan sejak awal.
Teknik ini sangat efektif dalam isu keamanan, kriminalitas, atau kebijakan publik.
Pelajaran untuk Anda:
Ketika berita menakutkan muncul tiba-tiba, perhatikan: Siapa yang paling diuntungkan dari rasa takut ini?

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
