
Ilustrasi dua rekan kerja yang berbicara di meja kantor, dengan satu pihak tampak tegang dan pihak lainnya bersikap dominan./Freepik
JawaPos.com - Manipulasi di lingkungan kerja seringkali terjadi secara terselubung, bersembunyi di balik ucapan yang terdengar biasa saja.
Kata-kata yang sekilas tampak tidak berbahaya dapat menjadi alat yang ampuh untuk mengontrol narasi dan memanipulasi Anda. Mengenali frasa-frasa ini sangat penting untuk melindungi diri dari tekanan.
Melansir dari Geediting.com Jumat (3/10), ada delapan frasa umum yang bertindak sebagai tanda peringatan halus dari perilaku manipulatif.
Orang yang sering menggunakannya kemungkinan sedang berusaha memosisikan diri lebih unggul. Mari kita kenali kedelapan ungkapan tersebut.
1. "Aku tidak bermaksud mempersulit, tapi..."
Ungkapan ini adalah penafian klasik yang mendahului perilaku yang justru mempersulit. Seseorang yang menggunakannya akan bersikap sulit, meskipun dia mengklaim tidak ingin. Manipulasi ini menempatkan mereka sebagai pihak yang masuk akal sambil memulai konflik secara halus.
2. "Jangan tersinggung, tapi..."
Frasa ini adalah pendahulu yang diselipkan sebelum sebuah komentar yang menghina atau tidak sopan. Jika seseorang benar-benar tidak ingin menyinggung, dia pasti akan mencari cara berkomunikasi yang lebih bijaksana. Mereka memberi penafian untuk meloloskan komentar negatifnya.
3. "Aku pikir kamu lebih pintar dari itu"
Ini adalah bentuk penghinaan yang dirancang untuk membuat Anda meragukan kecerdasan dan kemampuan Anda sendiri. Frasa ini menyerang harga diri dan membuat Anda merasa tidak layak. Tujuan mereka adalah melemahkan posisi Anda di tempat kerja.
4. "Semua orang setuju denganku"
Manipulator menggunakan konsensus kelompok yang dipersepsikan untuk memberikan tekanan yang kuat kepada Anda. Frasa ini membuat Anda merasa terisolasi, seolah-olah pandangan Anda salah karena berbeda dengan orang lain. Tanyakan siapa "semua orang" itu untuk melihat bagaimana cerita mereka berubah.
5. "Jika kamu benar-benar peduli pada tim..."
Satu di antara bentuk manipulasi yang menargetkan loyalitas, ini adalah cara untuk membuat Anda merasa bersalah. Mereka mempertanyakan komitmen Anda demi memaksa Anda menyetujui permintaan mereka. Kalimat ini sering dipakai untuk menekan Anda agar melakukan sesuatu yang tidak Anda inginkan.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
