Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 September 2025 | 16.11 WIB

Kepribadian Unik antara Introvert dan Ekstrovert: Otrovert, Samakah dengan Ambivert? Berikut Ciri-Ciri Utamanya

Ilustrasi, seseorang dengan kepribadian otrovert. Freepik/ rawpixel.com. - Image

Ilustrasi, seseorang dengan kepribadian otrovert. Freepik/ rawpixel.com.

JawaPos.com - Pada kenyataannya, kategori kepribadian introvert, ekstrovert, dan ambivert belumlah sepenuhnya mencerminkan kecenderungan sosial seseorang.

Oleh sebab itu, dicetuskanlah konsep otrovert oleh Dr. Rami Kaminski untuk mengatasi kesenjangan tersebut dan menggambarkan lebih luas lagi individu yang berada di area abu-abu, antara introversi dan ekstroversi.

Secara sekilas mungkin orang-orang menganggap kepribadian otrovert sama dengan ambivert.

Tetapi, dilansir JawaPos.com dari timesofindia pada Selasa (23/9) otrovert tidak seperti ambivert, mereka secara konsisten merasa terpisah dari dinamika kelompok dan berkembang dalam kesendirian dan pertemuan kecil.

Jadi, tipe kepribadian otrovert cocok untuk menggambarkan individu yang tidak memiliki rasa memiliki yang kuat terhadap kelompok sosial manapun.

Mereka mungkin tampak sering hadir dalam pesta atau acara social, namun hanya berinteraksi dengan sekelompok kecil orang. Mereka juga memprioritaskan hubungan yang tulus daripada keterlibatan dalam kelompok serta lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas dalam interaksi sosial.

Ciri - Ciri Utama Otrovert

Lebih lanjut, berikut ciri-ciri utama seorang yang memiliki kepribadian otrovert:

1. Tidak memperoleh energi dari pertemuan sosial layaknya ekstrovert, tetapi tidak juga menyimpan energi secara ketat seperti kaum introvert.

2. Menikmati interaksi sosial tetapi sering kali hanya mengamati saja daripada berpartisipasi aktif.

3. Menjalin ikatan yang mendalam dan bermakna hanya dengan beberapa orang terpilih dan lebih suka menyendiri atau pertemuan kecil daripada acara kelompok besar.

4. Mandiri secara emosional, cenderung berpikir di luar ekspektasi sosial pada umumnya.

5. Tidak antisosial, melainkan mencerminkan preferensi untuk koneksi yang disengaja dan terfokus daripada mengikuti norma-norma sosial konvensional.

6. Tidak hanya mandiri, otrovert juga memiliki kreativitas dan pemikiran yang tidak konvensional yang memicu inovasi dan ekspresi artistik.

7. Sering kali unggul dalam proyek independent, kegiatan kreatif, dan lingkungan yang mengutamakan kontribusi yang mendalam dan bermakna daripada popularitas sosial.

8. Dapat diterima di berbagai usia dan profesi dalam lingkungan sosialnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore