Ilustrasi anxiety.
JawaPos.com – Collective anxiety atau kecemasan kolektif merupakan salah satu fenomena psikologis yang semakin sering dibicarakan di era modern.
Kalian pasti pernah merasakan cemas bukan hanya karena masalah pribadi, tapi juga karena berita-berita besar seperti pandemi, krisis iklim, perang, atau bahkan isu politik yang ramai dibicarakan.
Nah, perasaan cemas massal inilah yang disebut sebagai collective anxiety yaitu sebuah kondisi ketika banyak orang mengalami rasa khawatir yang sama karena peristiwa besar yang berdampak luas.
Sebagai contoh, saat pandemi COVID-19 melanda, banyak orang bukan hanya takut tertular virus, tetapi juga ikut merasakan ketidakpastian ekonomi, kehilangan pekerjaan, hingga kecemasan akan masa depan.
Menurut sebuah studi yang dipublikasikan di Frontiers, tingkat kecemasan kolektif ternyata berkaitan erat dengan pengetahuan masyarakat tentang suatu isu.
Semakin sedikit orang tahu, justru semakin tinggi rasa cemas yang muncul. Sebaliknya, kalau sebuah topik sudah banyak dibahas dan dipahami, kecemasan cenderung menurun.
Baca Juga: Dampak Kebiasaan Makan Sambil Nonton di Era Digital, Hal Sepele yang Memberikan Efek Buruk
Hal ini tentu perlu dipahami bersama, sebab kecemasan yang dialami secara kolektif bisa menimbulkan dampak yang lebih luas daripada kecemasan individu.
Ingin tahu lebih jauh soal apa itu collective anxiety dan bagaimana pengaruhnya terhadap kesehatan mental? Simak penjelasan berikut yang dilansir dari Sessions dan Bespoke Psychiatry.
1. Penyebab Collective Anxiety
Collective anxiety biasanya muncul ketika sistem-sistem yang selama ini memberi rasa aman dan keteraturan—seperti pemerintah, ekonomi, layanan kesehatan, atau bahkan kondisi lingkungan—mulai terguncang dan terasa tidak bisa diandalkan.
Berbeda dengan kecemasan klinis yang umumnya berakar dari faktor internal psikologis atau biologis, collective anxiety justru lahir dari kondisi eksternal.
Ia menyebar secara sosial, diperkuat oleh pemberitaan media, obrolan publik, dan pengalaman sehari-hari yang kita rasakan bersama.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
