Ilustrasi perempuan menolak secara halus. (Freepik)
JawaPos.com – Pernahkah kamu mengalami momen ketika orang lain memuji prestasimu, namun yang terlintas di kepala justru, “Ah, itu cuma kebetulan” atau “Aku sebenarnya nggak sepantas itu”?
Jika iya, kemungkinan besar kamu sedang bersinggungan dengan yang disebut imposter syndrome.
Fenomena ini membuat seseorang merasa tidak layak meskipun punya pencapaian nyata.
Alih-alih percaya diri, yang muncul justru keraguan dan rasa seakan semua keberhasilan hanya hasil keberuntungan.
Walau bukan gangguan medis resmi, imposter syndrome diakui para ahli psikologi sebagai pengalaman psikologis yang sangat umum.
Ketika Prestasi Tak Pernah Cukup
Beberapa orang yang sukses seperti mendapatkan beasiswa, jabatan tinggi, atau penghargaan, sering kali merasa seperti menipu orang lain. Kok bisa?
Mereka merasa pencapaian itu karena keberuntungan semata, bukan karena kemampuan diri sendiri.
Itulah esensi dari imposter syndrome, atau fenomena merasa sebagai penipu padahal yang terjadi malah sebaliknya.
Menurut McLean Hospital, fenomena ini pertama kali diidentifikasi oleh Pauline Clance dan Suzanne Imes pada 1978.
Mereka yang meneliti sekelompok wanita berprestasi tinggi. Hasilnya, meskipun berhasil, mereka percaya semua itu karena “beruntung” atau “sekadar menipu orang,” bukan kompetensi nyata.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
