
seseorang yang mengeluh tentang uang./Freepik.
JawaPos.com - Di era modern, status sosial sering kali diukur dari apa yang terlihat: pakaian bermerek, smartphone keluaran terbaru, atau mobil yang harganya setara dengan rumah sederhana.
Fenomena ini menarik untuk diamati, terutama ketika seseorang kerap mengeluhkan kondisi finansialnya—merasa uangnya selalu tidak cukup—namun tetap tak bisa menahan diri untuk membeli “barang status.”
Psikologi menyebut perilaku seperti ini sebagai bentuk inkonsistensi antara kebutuhan nyata dan kebutuhan simbolis.
Di balik kebiasaan tersebut, biasanya terdapat pola kepribadian dan emosi tertentu yang bisa dikenali.
Dilansir dari Geediting pada Rabu (27/8), terdapat tujuh ciri yang umumnya melekat pada mereka yang hidup dalam paradoks ini.
1. Haus Pengakuan Sosial
Orang yang membeli barang status walau keuangannya pas-pasan sering kali terdorong oleh kebutuhan untuk diakui.
Bagi mereka, tas bermerek atau gadget mahal bukan sekadar barang, melainkan simbol penerimaan.
Saat orang lain memuji, mereka merasa berharga. Namun, di balik itu, sering ada rasa cemas bila dianggap “biasa saja.”
2. Cenderung Impulsif dalam Membeli
Psikologi konsumen menunjukkan bahwa banyak orang membeli barang bukan karena kebutuhan, tetapi karena dorongan sesaat.
Mereka sulit menunda keinginan, terutama jika barang itu bisa menaikkan citra diri di mata lingkungan.
Sayangnya, kebiasaan impulsif ini membuat mereka mudah terjebak dalam siklus penyesalan dan keluhan soal uang.
3. Mengukur Nilai Diri dari Penampilan Luar
Bagi sebagian orang, penampilan adalah tolok ukur utama harga diri.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
