
Ilustrasi tangan yang sedang memegang kupon diskon, mencerminkan kebiasaan berhemat yang dipelajari./Freepik
JawaPos.com - Cara kita mengelola uang dan kebiasaan belanja sering kali dibentuk oleh pengalaman masa lalu.
Khususnya, latar belakang keluarga tempat kita dibesarkan akan memiliki pengaruh yang sangat besar.
Ada beberapa kebiasaan belanja yang secara halus menunjukkan seseorang tumbuh di keluarga kelas pekerja.
Melansir dari Geediting.com Senin (25/8), kebiasaan ini bukanlah tanda kemiskinan, melainkan cerminan dari nilai-nilai yang dipelajari.
Mengidentifikasi kebiasaan-kebiasaan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang diri sendiri. Mari kita telusuri sepuluh kebiasaan tersebut.
1. Menunggu Diskon untuk Membeli Apapun
Anda memiliki "radar mental" yang selalu aktif untuk menunggu diskon sebelum membeli. Sikap ini berakar dari kenangan masa lalu saat keluarga membeli barang berdasarkan diskon. Pola pikir ini sangat sulit untuk dihilangkan.
2. Membeli Merek Toko tanpa Keraguan
Pilihan pertama Anda saat berbelanja adalah membeli merek toko daripada merek terkenal. Anda tidak ragu mengambil produk merek toko. Hal ini berakar dari pemahaman bahwa produk yang lebih murah memiliki kualitas yang sama.
3. Menyimpan Barang "Untuk Berjaga-jaga"
Anda memiliki kecenderungan menyimpan barang yang tidak dibutuhkan, seperti sisa bahan makanan. Hal ini karena Anda sangat menghargai barang. Kebiasaan ini memastikan Anda tidak pernah kekurangan barang saat kecil.
4. Memperbaiki Sebelum Mengganti
Ketika ada barang yang rusak, respons pertama Anda adalah mencoba memperbaikinya. Ini bisa berupa menambal baju atau mengelem kaki kursi yang patah. Perilaku ini didasari oleh prinsip untuk memanfaatkan barang semaksimal mungkin.
5. Memasak di Rumah sebagai Pilihan Utama
Anda melihat makan di luar sebagai kemewahan dan bukan keharusan sehari-hari. Memasak di rumah menjadi pilihan utama Anda untuk menghemat uang. Kebiasaan ini mengajarkan Anda nilai uang yang lebih besar.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
