
seseorang yang masih mencatat dengan pena dan kertas (Freepik/pressfoto)
JawaPos.com - Di era serba digital, hampir semua orang berpaling ke layar.
Catatan kuliah ada di laptop, daftar belanja tersimpan di ponsel, bahkan ide-ide penting pun dititipkan ke aplikasi catatan pintar.
Bagi sebagian orang, ini terlihat kuno dan tidak efisien.
Tetapi menurut psikologi, kebiasaan menulis manual justru menunjukkan kualitas kepribadian yang unik dan semakin jarang ditemukan.
Mereka bukan sekadar menulis, melainkan menjalani proses yang lebih dalam: memaknai, mengendapkan, dan menghidupkan setiap kata.
Dilansir dari Geediting pada Kamis (21/8), ada 7 kualitas berbeda yang biasanya dimiliki oleh mereka yang tetap setia dengan gaya klasik ini.
1. Lebih Fokus pada Proses daripada Sekadar Hasil
Menulis dengan tangan membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan mengetik.
Psikologi menyebut hal ini sebagai deep processing, yaitu cara otak bekerja lebih mendalam saat mencatat manual.
Orang yang masih setia dengan kertas biasanya punya sifat fokus, menghargai perjalanan, bukan hanya tujuan akhir.
2. Memiliki Ingatan yang Lebih Tajam
Riset psikologi kognitif menunjukkan bahwa mencatat dengan tangan membantu memperkuat daya ingat.
Saat tangan bergerak menulis, otak membentuk jalur neuron yang lebih kuat.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
