8 Situasi dalam Hidup di Mana Sebaiknya Kamu Tidak Boleh Terlalu Baik, Menurut Psikologi
JawaPos.com - Sejak kecil, banyak yang diajari untuk selalu bersikap “baik”: berbagi, tersenyum, jangan membuat keributan. Masalahnya, kalau kebiasaan itu dibawa terlalu jauh, kebaikan berubah menjadi topeng.
Topeng yang membuat kebutuhan pribadi terkubur dan secara diam-diam melatih orang lain untuk mengabaikannya.
Psikologi menyebutnya self-silencing—kecenderungan mengecilkan diri demi menghindari konflik. Dari luar terlihat sopan, tapi di dalam terasa penuh penumpukan emosi.
Ini bukan ajakan untuk jadi kasar. Ini ajakan untuk jadi baik yang berani. Kebaikan sejati menghormati kebenaran; kebaikan performatif menghindarinya.
Jika biasanya selalu ingin menyenangkan orang lain, bersiaplah untuk sedikit kegaduhan batin saat mulai memilih kejujuran dibanding harmoni. Itu normal. Ketidaknyamanan itu justru tanda bahwa kamu sedang membangun keberanian.
Dilansir dari VegOut, berikut delapan situasi nyata di mana mengurangi “kebaikan” justru melindungi waktu, energi, dan kesehatan mental serta membuatmu lebih dihormati.
1. Saat “ya” berarti mengkhianati diri sendiri
Pernah berkata “ya” padahal seluruh tubuhmu berteriak “tidak”? Itu sistem saraf yang menandai batas.
Mengabaikannya mungkin membuat situasi lancar sesaat, tapi akan meninggalkan rasa kesal yang membara—dan orang lain bisa merasakannya.
Keinginan untuk selalu menyenangkan orang lain secara kronis justru mengikis harga diri. Otak akan terbiasa menganggap kebutuhan orang lain selalu lebih penting.
Coba terapkan kebijakan jeda: jangan langsung menjawab. Katakan, “Biar dipikir dulu, nanti kabari lagi.”

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
