
seseorang memegang buku tebal dengan latar belakang tumpukan buku, menunjukkan kecintaan pada membaca fisik./Freepik
JawaPos.com - Di era digital ini, mayoritas orang lebih memilih ponsel daripada buku. Namun, sebagian orang masih setia memegang buku fisik di tangan mereka. Pilihan ini ternyata bukan sekadar kebiasaan biasa.
Perilaku ini justru mengungkap beberapa kualitas psikologis mendalam yang jarang disadari.
Melansir dari Geediting.com Senin (11/8), psikologi menyebut ada lima ciri khas yang membedakan mereka. Ini adalah aset mental yang sangat berharga di dunia serba cepat.
Fokus yang Luar Biasa Dalam
Membaca buku fisik melatih kemampuan untuk mempertahankan perhatian dalam waktu lama. Ini adalah keahlian yang sulit ditemukan di tengah distraksi digital. Mereka mampu fokus pada satu hal tanpa teralihkan.
Daya Ingat Unggul dan Penginderaan Fisik
Tindakan membalik halaman buku fisik membantu otak mengingat informasi lebih baik. Sentuhan dan bau kertas menciptakan jalur memori multisensori yang kuat. Otak mereka membuat peta mental dari teks yang dibaca.
Empati dan Perspektif yang Lebih Tinggi
Orang yang gemar membaca novel fiksi cenderung memiliki empati lebih besar. Ini karena mereka dilatih untuk memahami sudut pandang dan emosi karakter. Membaca fiksi secara rutin menguatkan jaringan saraf empati.
Keterbukaan dan Motivasi Intrinsik
Pembaca buku fisik memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan motivasi internal. Mereka mencari pengetahuan demi kepuasan pribadi, bukan hanya untuk mendapat validasi. Mereka juga menghargai kedalaman dan kompleksitas daripada kepuasan instan.
Pengendalian Diri dan Kehadiran Penuh
Memilih buku alih-alih ponsel menunjukkan kekuatan untuk menahan godaan distraksi. Ini melatih sirkuit saraf yang mendukung ketekunan dan regulasi emosi. Mereka memiliki kemampuan mengatur diri untuk hidup di momen sekarang.
Di dunia yang menjadikan perhatian sebagai komoditas, memilih buku adalah tindakan menantang. Ini adalah bukti kekuatan mental dan pengendalian diri yang hebat. Fokus yang dalam, empati tinggi, dan motivasi diri adalah aset berharga.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
