Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Agustus 2025 | 04.32 WIB

Cara Media Sosial Mempengaruhi Perilaku Menyakiti Diri Sendiri dan Dampaknya bagi Remaja secara Psikologis

Ilustrasi remaja menggunakan media sosial (Freepik)


JawaPos.com – Konten media sosial yang menampilkan perilaku menyakiti diri sendiri dapat memperburuk kondisi psikologis remaja.

Perilaku menyakiti diri sendiri merupakan tindakan melukai tubuh secara sengaja tanpa niat untuk mengakhiri hidup.

Memahami keterkaitan media sosial dan perilaku menyakiti diri sendiri membantu mengurangi risiko dan mencegah akibat fatal.

Berikut cara media sosial mempengaruhi perilaku menyakiti diri sendiri dan dampaknya bagi remaja secara psikologis dilansir dari laman Social Media Victims, Kamis (31/7):

1. Normalisasi Tindakan Menyakiti

Media sosial memudahkan penyebaran konten yang menampilkan perilaku menyakiti diri sendiri secara eksplisit. Konten ini menciptakan persepsi bahwa perilaku tersebut wajar dilakukan saat menghadapi tekanan emosional.

Remaja yang merasa kesepian atau tidak dipahami cenderung tertarik mengikuti perilaku serupa. Paparan berulang terhadap konten tersebut meningkatkan risiko melakukan luka yang lebih parah.

2. Gambar dan Video sebagai Pemicu

Citra visual tentang menyakiti diri sendiri memicu emosi negatif dan rasa tertantang untuk meniru. Banyak remaja menggunakan gambar tersebut sebagai motivasi untuk menyakiti diri lebih parah.

Interaksi positif di kolom komentar dapat memperkuat perilaku menyimpang. Tekanan untuk mendapatkan validasi dari unggahan ini memperburuk kondisi mental remaja.

3. Efek Perundungan Siber

Perundungan siber meningkatkan risiko depresi, kecemasan, dan keinginan untuk menyakiti diri sendiri. Remaja korban perundungan siber merasa tidak aman, bahkan di lingkungan rumah.

Tekanan dari komentar negatif mendorong tindakan impulsif yang membahayakan diri sendiri. Remaja LGBT menjadi kelompok paling rentan terhadap perundungan di media sosial.

4. Eksploitasi dan Pelecehan Daring

Predator memanfaatkan platform digital untuk mendekati dan memanipulasi remaja. Pelecehan seksual berbasis daring menyebabkan trauma emosional yang mendorong perilaku menyakiti diri.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore