
Ilustrasi orang yang sedang berbincang. (Freepik)
JawaPos.Com - Sering kali kita mengira bahwa menyakiti hati seseorang hanya bisa dilakukan lewat teriakan, kata-kata kasar, atau perdebatan yang memanas.
Namun tanpa disadari, ada frasa-frasa yang terdengar ringan, bahkan diucapkan dengan nada tenang, tetapi menyisakan luka dalam bagi pendengarnya.
Kalimat-kalimat ini kerap disebut sebagai bentuk mikroagresi atau kekerasan verbal halus dan yang lebih mengkhawatirkan, banyak di antaranya dianggap “normal” dalam percakapan sehari-hari.
Padahal, di balik kata-kata sederhana itu, ada perasaan yang terluka, harga diri yang terkikis, bahkan rasa aman yang perlahan menghilang.
Dilansir dari Geediting, inilah delapan frasa yang tampak sepele tapi sebenarnya bisa menyakiti hati, terutama bila diucapkan tanpa empati dan kesadaran.
1. “Saya hanya jujur”
Mengungkapkan kebenaran memang penting, tapi kejujuran bukan berarti bebas melukai hati orang lain.
Mungkin maksudnya untuk menenangkan, tapi kalimat ini sering kali justru menyingkirkan emosi dan pengalaman seseorang.
Saat seseorang sedang terluka atau menghadapi kesulitan, mendengar bahwa masalahnya dianggap remeh bisa membuatnya merasa sendirian dan tak dipahami.
Padahal, yang dibutuhkan bukanlah solusi instan, melainkan rasa dihargai dan didengarkan.
3. “Kamu terlalu sensitif”
Frasa ini sering kali digunakan untuk meminimalkan reaksi seseorang terhadap sesuatu yang menyakitkan.
Alih-alih mencoba memahami apa yang dirasakan lawan bicara, pelontar frasa ini justru menuduh orang lain terlalu lemah atau berlebihan.
Hasilnya? Korban merasa bersalah atas emosinya sendiri dan enggan mengungkapkan perasaan lagi di masa depan.
Ini bisa sangat merusak dalam hubungan personal maupun profesional.
4. “Saya tidak melihat warna”

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
