Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Juli 2025 | 16.24 WIB

Orang yang Terus-Menerus Lupa Mengingat di Tengah Percakapan Biasanya Memiliki 7 Ciri Kepribadian Ini Menurut Psikologi

seseorang yang sering lupa mengingat di tengah percakapan (Freepik/stockking) - Image

seseorang yang sering lupa mengingat di tengah percakapan (Freepik/stockking)

JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti pernah bertemu atau bahkan menjadi seseorang yang kerap kali melupakan apa yang hendak diucapkan di tengah percakapan.

Fenomena ini bukan sekadar masalah memori atau lupa biasa, melainkan bisa menjadi cerminan dari pola pikir, kondisi psikologis, hingga ciri kepribadian tertentu yang telah terbentuk seiring waktu.

Psikologi modern memandang bahwa kebiasaan ini dapat terkait erat dengan karakter dan cara kerja otak seseorang dalam memproses informasi sosial.

Dilansir dari Geediting pada Rabu (9/7), terdapat 7 ciri kepribadian yang menurut psikologi sering dimiliki oleh orang-orang yang terus-menerus lupa mengingat di tengah percakapan:

1. Overthinker atau Pemikir Berlebihan

Orang yang sering lupa di tengah percakapan biasanya memiliki kebiasaan berpikir terlalu banyak dalam waktu singkat.

Mereka memproses berbagai kemungkinan sekaligus: memikirkan tanggapan yang tepat, menilai ekspresi lawan bicara, hingga mencemaskan kesan yang mereka tinggalkan.

Otak yang sibuk dengan banyak jalur pikiran sekaligus membuat mereka mudah kehilangan fokus pada pokok pembicaraan.

Menurut psikologi, overthinking dapat membebani memori kerja (working memory), sehingga mempersulit seseorang untuk menyimpan informasi jangka pendek seperti apa yang hendak dikatakan.

2. Mudah Terdistraksi

Ciri kepribadian lainnya adalah mudah teralihkan perhatiannya oleh hal-hal kecil di sekitarnya.

Orang dengan kecenderungan ini memiliki perhatian yang tidak stabil.

Bisa jadi karena suara bising, ekspresi orang lain, atau bahkan pikiran acak yang tiba-tiba muncul, semua dapat memotong alur percakapan yang sedang berlangsung.

Dalam studi psikologi kognitif, individu yang tingkat perhatian selektifnya rendah lebih cenderung mengalami gangguan saat mengingat atau menyampaikan informasi secara verbal.

3. Perfeksionis Secara Verbal

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore