Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Juli 2025 | 04.04 WIB

Ini Cara Jitu Mengatasi Rasa Malas Menurut Psikologi, Agar Kamu Produktif dan Tidak Merasa Bersalah

Ini Cara Jitu Mengatasi Rasa Malas Menurut Psikologi, Agar Kamu Produktif dan Tidak Merasa Bersalah (Freepik)

JawaPos.com - Merasa malas adalah hal yang manusiawi. Bahkan, hampir semua orang pernah mengalaminya, baik yang sedang kuliah, bekerja kantoran, sampai yang punya usaha sendiri.

Tapi rasa malas sering kali datang bersama rasa bersalah, membuat kita makin terjebak dalam lingkaran tidak produktif. Kalau kamu merasa seperti ini, tenang saja.

Menurut psikologi, rasa malas bukanlah kelemahan moral, tapi justru sinyal dari tubuh dan pikiran yang perlu kita pahami lebih dalam.

Kenapa Kita Bisa Malas? Ini Sebab Psikologisnya

Dilansir dari PsychCentral, rasa malas sebenarnya adalah gejala, bukan akar masalah. Di balik rasa malas, ada berbagai “suara batin” yang memengaruhi pikiran dan perilaku kita.

Di antaranya adalah, kebingungan (tidak tahu harus mulai dari mana), ketakutan berlebihan (neurotic fear), fixed mindset (misal takut gagal dan terlihat buruk), lelah fisik atau emosional, apatis (tidak peduli apa pun), penyesalan (misal menyesal karena tidak melakukan sesuatu dari awal), melabeli diri sendiri sebagai pemalas, hingga karena rasa malu (misal malu dicap ambisius karena terlalu rajin). 

Semua “suara” ini mewakili kondisi emosional yang valid dan bisa dialami siapa pun. Alih-alih melawan atau menolak rasa malas, para ahli menyarankan kita untuk menyadari dan menerima suara-suara tersebut dengan penuh welas asih.

Dalam Psychology Today, Dr. Marty Nemko, seorang psikolog karier, menjelaskan bahwa kemalasan juga bisa dipelajari dan diturunkan dari lingkungan keluarga.

Anak-anak yang tumbuh di keluarga dengan orang tua yang cenderung malas seringkali mengadopsi pola perilaku yang sama: enggan mengerjakan tugas, menunda pekerjaan, atau terlalu banyak menghabiskan waktu dengan aktivitas pasif seperti nonton TV dan bermain game.

Kebiasaan ini diperkuat oleh sistem pendidikan yang kurang menuntut, serta lingkungan sosial yang juga permisif.

Bahkan saat dewasa, orang-orang yang terbiasa dengan kemalasan cenderung memilih pekerjaan yang tidak menuntut tanggung jawab tinggi atau menghindari peran yang butuh inisiatif besar.

Berikut adalah beberapa cara jitu yang bisa kamu terapkan untuk mengatasi rasa malas, berdasarkan kedua sumber tadi:

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore